Jakarta, MI - Sebanyak 21 tokoh dan pengurus Gerakan Pramuka asal Maluku Utara menerima penghargaan dari Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka dalam rangkaian Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi para penerima dalam mendorong kemajuan Gerakan Pramuka di Maluku Utara.
Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Maluku Utara, Dr. Muhammad Abusama, mengatakan penghargaan itu bukan sekadar bentuk penghormatan kepada individu, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian seluruh jajaran Pramuka di Maluku Utara.
“Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas pengabdian dan kontribusi para anggota Gerakan Pramuka dalam menjalankan tugas organisasi serta membina generasi muda,” ujar Abusama.
Menurutnya, penghargaan dari Kwarnas harus dimaknai sebagai tanggung jawab moral untuk meningkatkan kualitas pembinaan kepramukaan, khususnya dalam membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Dalam rangkaian Jamnas XII 2026, para perwakilan Maluku Utara menerima tiga jenis tanda penghargaan, yakni Lencana Melati, Lencana Dharma Bakti, dan Lencana Karya Bakti.
Lencana Melati diberikan berdasarkan Lampiran Surat Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor 115 Tahun 2026 kepada tujuh penerima.
Mereka adalah Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, yang saat ini menjabat Ketua Mabida Kwarda Gerakan Pramuka Maluku Utara; Ketua DPRD Maluku Utara Drs. H.M. Iqbal Ruray, yang saat ini menjabat Wakil Ketua Mabida Kwarda Gerakan Pramuka Maluku Utara; Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba selaku Ketua Mabicab Kwartir Cabang Halmahera Selatan; Muhlis Djuma, Waka Binamuda Halmahera Barat; Meri Popala, Ketua Kwarcab Halmahera Barat; Idhastiya, Andu Binamuda Putri Maluku Utara; serta Muhammad Abubakar, anggota Mabicab Kepulauan Tidore.
Sementara itu, Lencana Dharma Bakti berdasarkan Lampiran Surat Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor 109 Tahun 2026 diberikan kepada 10 tokoh dan pengurus.
Mereka yakni Bupati Halmahera Tengah Dr. Ir. Ikram M. Sangadji selaku Ketua Mabicab Halmahera Tengah; Zulkifli Hi. Bayan, Waka Mabicab Halmahera Tengah; Fifian Adeningsi Mus, Ketua Mabicab Kepulauan Sula; Arwin Drakel, Sekretaris Kepulauan Sula; Rifa’at Al Sa’adah, Ketua Kwarcab Halmahera Selatan; Muhammad Umar Ali, Ketua Kwarcab Pulau Morotai; Drs. Hi. Jamin Muhammad Nur, Sekretaris Kwarcab Pulau Morotai; Drs. Rusli Sibua, Ketua Mabicab Pulau Morotai; Husen Mony, Bendahara Kwarcab Pulau Morotai; serta Salim Yunus Tjan Andu, Koordinator Wilayah Maluku Utara.
Adapun Lencana Karya Bakti berdasarkan Lampiran Surat Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor 110 Tahun 2026 diberikan kepada empat penerima.
Keempatnya adalah Rasdi Dano Mas’ud, Wakil Ketua Bidang Orgakum Morotai; Asriani, Ancu Binawasa Putri; Asrianto, Ancu Penggalang Putra; dan Mohammad Nur Taher, Andalan Cabang Keuangan.
Abusama menegaskan, penghargaan tersebut tidak boleh berhenti pada seremoni. Menurut dia, penghargaan harus menjadi energi baru bagi Kwarda, Kwarcab, Mabida, dan Mabicab di Maluku Utara untuk meningkatkan kualitas pembinaan serta memperluas kontribusi Gerakan Pramuka bagi masyarakat.
“Ini bukan akhir dari sebuah pengabdian. Justru penghargaan ini harus menjadi energi baru untuk terus bekerja, membina, dan memberikan kontribusi terbaik bagi Gerakan Pramuka dan masyarakat,” tegasnya.
Ia menilai capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kerja dan pengabdian insan Pramuka Maluku Utara mendapat perhatian di tingkat nasional.
Dengan 21 penerima penghargaan, Maluku Utara mencatatkan kiprah yang cukup menonjol dalam rangkaian penganugerahan tanda penghargaan Kwarnas pada Jamnas XII 2026.
Bagi jajaran Pramuka Maluku Utara, penghargaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga pemicu untuk memperkuat pembinaan generasi muda dan memperbesar manfaat Gerakan Pramuka bagi masyarakat.
