Jakarta, MI - Pemerintah mengimbau masyarakat di seluruh Indonesia menghentikan aktivitas selama tiga menit, mulai pukul 10.17 hingga 10.20 WIB, pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026).
Imbauan itu berlaku saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan dan Bendera Merah Putih dikibarkan di Istana Merdeka.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan imbauan tersebut melalui Surat Edaran (SE). Masyarakat diminta berdiri tegap selama tiga menit sebagai bagian dari peringatan detik-detik Proklamasi.
"Pada tanggal 17 Agustus 2026, pukul 10.17 sampai dengan 10.20 WIB, segenap masyarakat di seluruh Indonesia diimbau menghentikan aktivitasnya sejenak untuk berdiri tegap saat Lagu Kebangsaan Indonesia Raya berkumandang serta Bendera Sang Merah Putih di Halaman Istana Merdeka dikibarkan," kata Prasetyo, dikutip Senin (17/8/2026).
Namun, imbauan tersebut tidak berlaku bagi masyarakat yang sedang menjalankan aktivitas yang berisiko membahayakan diri sendiri atau orang lain jika dihentikan. Pengecualian juga berlaku untuk pelayanan publik yang tidak dapat ditinggalkan.
Prasetyo meminta jajaran TNI dan Polri membantu pelaksanaan imbauan tersebut di daerah masing-masing, dengan membunyikan sirine atau suara penanda sesaat sebelum Indonesia Raya dikumandangkan.
"Jajaran TNI dan Polri di setiap daerah agar membantu keberhasilan pelaksanaan hal-hal tersebut di daerahnya masing-masing, antara lain dengan memperdengarkan sirine atau suara penanda lainnya sesaat sebelum Lagu Kebangsaan Indonesia Raya berkumandang," ujarnya.
Upacara peringatan detik-detik Proklamasi di halaman Istana Merdeka dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB. Presiden Prabowo Subianto akan bertindak sebagai inspektur upacara.
Sebelum upacara, rangkaian peringatan diawali Kirab Pengantaran Bendera Pusaka dari Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Merdeka.
Sementara itu, upacara penurunan Bendera Merah Putih dijadwalkan berlangsung mulai pukul 16.00 WIB. Setelah upacara, Bendera Pusaka akan dikembalikan ke Monas.
Dalam peringatan HUT ke-81 RI, Istana mengundang hampir 10.000 tamu. Mereka terdiri dari pejabat negara, mantan presiden dan wakil presiden, menteri atau pimpinan lembaga negara, hingga masyarakat umum.
Masyarakat umum akan mengikuti rangkaian acara dalam dua sesi, yakni saat pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih. Istana juga menyiapkan sejumlah hiburan, termasuk pertunjukan seni dan budaya.
Tak hanya itu, sebanyak 81 pesawat TNI AU akan ikut memeriahkan peringatan HUT ke-81 RI, termasuk dua unit jet tempur Rafale.
