BREAKINGNEWS

Abdul Mu’ti Dorong Bahasa Indonesia Makin Mendunia, Ini 4 Harapannya kepada Handai Indonesia

Abdul Mu’ti Dorong Bahasa Indonesia Makin Mendunia, Ini 4 Harapannya kepada Handai Indonesia
Finalis Handai Indonesia 2026 dari berbagai negara (Foto. Rizal Siregar)

Jakarta, MI - Bahasa Indonesia tak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi jembatan yang mempertemukan masyarakat dari berbagai negara. 

Pesan itu disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti saat menghadiri Puncak Apresiasi Handai Indonesia 2026 yang digelar Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) di Plasa Insan, Gedung A, Kantor Kemendikdasmen, Senayan, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Abdul Mu’ti mengapresiasi para peserta Festival Handai Indonesia 2026 serta peserta kelas bahasa Indonesia bagi penutur asing, termasuk para diplomat yang mengikuti pembelajaran bahasa Indonesia sepanjang 2025–2026.

Menurutnya, berakhirnya festival dan program pembelajaran bukan berarti hubungan persahabatan yang telah terbangun ikut berakhir. Justru, bahasa Indonesia diharapkan menjadi pintu untuk mempererat hubungan antarmasyarakat dan antarnegara.

“Festival Handai Indonesia 2026 telah selesai dan para peserta terbaik telah terpilih. Kelas bahasa Indonesia bagi diplomat yang berlangsung sepanjang 2025–2026 juga telah ditutup. Namun, persahabatan antarbangsa ini tidak selesai sampai di sini,” kata Abdul Mu’ti.

Ia menilai, proses belajar bahasa Indonesia dapat menjadi pengalaman yang membuat para peserta semakin mengenal budaya dan kehidupan masyarakat Indonesia.

“Persahabatan ini akan terus berlanjut. Kita sama-sama belajar bahasa Indonesia agar cinta kepada Indonesia menjadi semakin mendalam dan hubungan persahabatan menjadi semakin kuat,” ujarnya.

Abdul Mu’ti kemudian menyampaikan empat harapan kepada para peserta dan alumni program Handai Indonesia agar bahasa Indonesia terus digunakan dan dikembangkan di berbagai negara.

Pertama, ia berharap jaringan persahabatan di antara para Handai Indonesia tetap terpelihara meski para peserta kembali ke negara masing-masing.

“Jaga dan pelihara persahabatan di antara saudara-saudara sebagai Handai Indonesia, di mana pun saudara berada. Jadikan persahabatan ini sebagai ikatan yang terus tumbuh dan memperkaya kita semua,” tuturnya.

Menurut Abdul Mu’ti, jarak geografis tidak seharusnya menjadi penghalang untuk mempertahankan hubungan yang telah terjalin melalui pembelajaran bahasa Indonesia.

“Jangan biarkan jarak memisahkan, karena bahasa Indonesia telah menjadi jembatan yang menghubungkan kita,” katanya.

Kedua, Abdul Mu’ti mendorong para peserta untuk terus menggunakan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam situasi resmi maupun informal.

“Gunakan bahasa Indonesia dalam setiap kesempatan, resmi maupun tidak resmi, sekecil apa pun kesempatan itu. Semakin sering saudara mendengarkan dan menggunakan bahasa Indonesia, semakin dalam kecintaan saudara terhadap Indonesia,” ujarnya.

Ia juga berharap penggunaan bahasa Indonesia di luar negeri dapat turut memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.

Ketiga, pemerintah mendorong agar pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing dapat dikembangkan lebih luas di negara maupun lembaga tempat para peserta berada.

“Jadikan bahasa Indonesia sebagai mata pelajaran, sebagai kegiatan ekstrakurikuler, atau sekadar sebagai hobi yang menyenangkan. Kami siap mendukung dan membantu,” kata Abdul Mu’ti.

Keempat, ia berharap para Handai Indonesia dapat menjadi penghubung budaya antara Indonesia dan negara asal mereka.

“Semoga saudara-saudara menjadi pendukung hubungan dua arah, membawa Indonesia ke negeri saudara sekaligus memperkenalkan keindahan negeri saudara kepada kami,” katanya.

Abdul Mu’ti menegaskan, persahabatan yang kuat bukan hanya tentang memperkenalkan satu budaya kepada budaya lainnya, tetapi juga membangun hubungan yang saling menghargai.

“Persahabatan sejati adalah persahabatan yang saling memberi dan saling menerima, saling mengenal, serta saling menghargai,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Abdul Mu’ti memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian Festival Handai Indonesia 2026 dan kelas bahasa Indonesia bagi penutur asing.

“Selamat kepada para peserta terbaik dan 10 finalis Festival Handai Indonesia 2026. Selamat kepada seluruh peserta kelas bahasa Indonesia bagi penutur asing yang telah memperluas pembelajaran bahasa Indonesia di berbagai negara. Semoga persahabatan ini terus terjalin dan bahasa Indonesia semakin mendunia,” pungkasnya.

Topik:

Rizal Siregar

Penulis

Video Terbaru

Abdul Mu’ti Dorong Bahasa Indonesia Makin Mendunia, Ini 4 Harapannya kepada Handai Indonesia | Monitor Indonesia