BREAKINGNEWS

Hujan Deras Terjang Karangasem, Longsor, Banjir hingga Jalan Jebol Lumpuhkan Sejumlah Wilayah

Hujan Deras Terjang Karangasem, Longsor, Banjir hingga Jalan Jebol Lumpuhkan Sejumlah Wilayah
Hujan Deras Terjang Karangasem, Longsor, Banjir hingga Jalan Jebol Lumpuhkan Sejumlah Wilayah

Karangasem, MI– Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Karangasem, Bali, sejak dini hari hingga Senin (27/7/2026) memicu serangkaian bencana di berbagai titik. Tanah longsor, banjir, pohon tumbang, hingga jalan jebol dilaporkan terjadi dan mengganggu aktivitas warga.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem menyatakan telah menerima belasan laporan kejadian sejak pagi. Petugas bersama aparat terkait dan masyarakat langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, I Wayan Aditya Sugiharta, mengatakan sebagian besar laporan yang masuk telah berhasil ditangani.

"Hingga saat ini, ada belasan laporan yang masuk, sebagian besar sudah berhasil kami tangani bersama masyarakat dan beberapa pihak terkait," ujarnya.

Salah satu dampak paling awal terjadi di Kelurahan Subagan. Luapan air sungai menggenangi pekarangan rumah warga dan menyebabkan tiga kepala keluarga terdampak. Meski air telah surut beberapa jam kemudian, warga masih harus membersihkan sisa lumpur dan material yang terbawa banjir.

Selain banjir, kerusakan infrastruktur juga terjadi. Akses jalan menuju kuburan Desa Adat Subagan dilaporkan jebol sehingga tidak dapat dilalui kendaraan. Di sejumlah lokasi lainnya, pohon tumbang menutup badan jalan bahkan menimpa rumah dan garasi milik warga.

Tanah longsor juga terjadi di beberapa wilayah Karangasem. Material longsoran tidak hanya menutup akses jalan, tetapi juga menimpa bangunan milik warga sehingga membutuhkan penanganan lanjutan.

"Untuk tanah longsor juga terjadi di beberapa wilayah, ada yang menimpa rumah dan ada juga yang menimpa akses jalan warga," kata Aditya.

BPBD kini berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat perbaikan infrastruktur yang rusak, termasuk jalan yang jebol dan akses yang tertutup material longsor. Pendataan kerusakan masih terus dilakukan sehingga nilai kerugian belum dapat dipastikan.

"Untuk kerugian kami belum bisa pastikan, karena petugas masih melakukan rekap," jelasnya.

BPBD Karangasem mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan karena potensi hujan deras masih berpeluang terjadi. Warga diminta menghindari daerah rawan longsor, bantaran sungai, serta segera melapor apabila menemukan tanda-tanda bencana demi mencegah jatuhnya korban jiwa.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Hujan Deras Terjang Karangasem, Longsor, Banjir hingga Jalan Jebol Lumpuhkan Sejumlah Wilayah | Monitor Indonesia