Cilegon, MI – Pencarian selama lebih dari 40 hari berakhir tragis. SH (67), warga Kota Cilegon, Banten, ditemukan meninggal dunia di lereng Perbukitan Keroya, Kecamatan Purwakarta, Minggu (16/8/2026).
Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Tubuh SH telah mengalami pembusukan parah dan nyaris menyisakan tulang-belulang.
Lokasi penemuan yang berada di kawasan perbukitan dengan medan terjal membuat proses evakuasi berlangsung tidak mudah. Petugas gabungan harus menggunakan tandu untuk membawa jenazah keluar dari lokasi.
SH sebelumnya dilaporkan meninggalkan rumah pada 6 Juli 2026. Keluarga menyebut korban saat itu dalam kondisi linglung dan mengalami pikun.
Sejak dinyatakan hilang, keluarga bersama warga telah menyisir sejumlah lokasi. Namun pencarian belum membuahkan hasil hingga jasad korban ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang warga yang sedang mencari rumput.
Ketua RT Dukuh Malang, Hasbullah, mengatakan identitas korban dikenali dari pakaian dan ciri-ciri fisiknya.
“Jenazah ditemukan oleh warga yang sedang mencari rumput. Korban dipastikan merupakan warga yang hilang dapat terlihat dari pakaian yang dikenakannya serta ciri-ciri fisiknya,” ujar Hasbullah, Minggu (16/8/2026).
Petugas BPBD Kota Cilegon kemudian bergerak ke lokasi untuk mengevakuasi korban. Medan curam dan akses yang sulit menjadi tantangan utama dalam proses tersebut.
Petugas BPBD Kota Cilegon Surya mengatakan jenazah akhirnya berhasil dievakuasi dan dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Kota Cilegon untuk pemeriksaan medis.
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.**
