KDM Kritik Tata Ruang Bandung: Sawah Dibuat jadi Pabrik

Bandung, MI - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti persoalan banjir yang melanda wilayah Bandung Selatan, Kabupaten Bandung, dalam beberapa waktu terakhir.
Pria yang akrab disapa KDM itu menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung dalam rangka Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, Senin (20/4/2026).
Dalam forum itu, KDM memberikan beberapa solusi terkait penanganan banjir yang terjadi di Kabupaten Bandung, salah satunya memperbanyak danau sebagai penampung air hujan.
Ia menegaskan bahwa Pemprov Jawa Barat siap membantu pembuatan danau di lahan yang telah dibebaskan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung.
“Bandung itu harus diperbanyak danau karena Bandung itu adalah bendungan,” kata dia, mengutip laman Pemprov Jabar, Selasa (21/4/2026).
Selain membuat danau, KDM menegaskan bahwa penanganan banjir juga harus dibarengi dengan pembenahan tata ruang.
“Penanganan banjir, Pak Bupati dalam tahun ini melakukan perubahan tata ruang karena jujur saja, tata ruang Bandung ini salah, sawah dibuat jadi pabrik,” tuturnya.
KDM juga menyoroti persoalan sampah di Kabupaten Bandung yang ikut memperparah banjir.
Masalah sampah akan ditangani dengan cara membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Hal ini sudah disepakati antara pihak Pemprov Jabar dengan sejumlah Pemkab maupun Pemkot di kantor Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, KDM menekankan pentingnya penghijauan di Bandung Selatan melalui penanaman tanaman keras seperti teh dan kopi. Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Di sisi lain, Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan pentingnya kolaborasi lintas wilayah (Bandung Raya) untuk menangani persoalan banjir dan pengelolaan sampah secara menyeluruh.
Ia juga sepakat dengan upaya penghijauan Bandung Selatan melalui penanaman teh dan kopi, sekaligus mendorong pemberdayaan petani sebagai bagian dari peningkatan ekonomi masyarakat.
Topik:
