Kabupaten Malang, MI - Peran Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dalam melakukan koordinasi awal dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang guna mensukseskan program advokasi pembinaan ideologi yang bertajuk "Pancasila Goes to School". Langkah ini dilakukan sebagai upaya masif dalam menanamkan kembali nilai-nilai dasar negara kepada generasi muda.
Bagus Sulistyawan selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang menyampaikan,”bahwa program ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman pancasila di lingkungan sekolah. Khususnya diwilayah Kabupaten Malang, program ini direncanakan menyasar Sekolah Rakyat yang berlokasi di wilayah Kecamatan Singosari.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Bagus Sulistyawan juga menegaskan,”manfaat program ini dapat membantu generasi muda untuk mengenal, mendalami, serta menanamkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila secara terstruktur di lembaga pendidikan formal. Seperti halnya, Generasi Z dan Generasi Alpha saat ini berada di level usia sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP). Oleh karena itu, pihak BPIP telah meluncurkan sebuah program taktis yang sudah terencana matang di dalam Rencana Strategis (Renstra) untuk menginternalisasikan kembali nilai Pancasila kepada mereka, dan kegiatan ini bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang,” tegasnya. Jumat, (26/6/2026).
Selain itu, Bagus juga menjelaskan,”terkait program "Pancasila Goes to School" ini nantinya akan dikemas secara menarik dan interaktif bagi para pelajar, salah satunya dalam bentuk perlombaan seperti kompetisi debat hingga gelar karya. Sehingga melalui sinergi dan dukungan penuh dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, maka diharapkan program ini dapat berjalan sukses dan menjadi fondasi kuat dalam pembentukan karakter para pelajar sejak dini yang sesuai dengan nilai-nilai pancasila,” jelasnya.
Bagus juga menambahkan,”program dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggandeng Dinas Pendidikan Kabupaten Malang untuk menjalankan program “Pancasila Goes to School” sebagai upaya memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di kalangan pelajar. Agar lebih mudah dalam interaktif melalui berbagai kegiatan edukatif, seperti kompetisi debat, gelar karya, serta aktivitas kreatif lainnya yang mendorong siswa berpikir kritis sekaligus menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan pentingnya nilai gotong royong, musyawarah, toleransi, dan kebhinekaan sebagai jati diri bangsa,” pungkasnya. (Rina Sugeng Yuliani)
