Surabaya, MI— Kecelakaan maut melibatkan Mitsubishi Outlander terjadi di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (23/8/2026) dini hari. Mobil yang dikemudikan ENR (32) diduga melaju dalam pengaruh alkohol, menabrak dua kendaraan di dua lokasi hingga menyebabkan seorang warga tewas.
Setelah kecelakaan, pengemudi bukannya langsung meninggalkan kendaraan dan meminta pertolongan. ENR justru terlihat marah dan menantang warga yang mengamankannya.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Rangkaian kecelakaan bermula di Jalan Taman Apsari.
Tabrak Taksi yang Sedang Terparkir
Saat itu ENR mengendarai Outlander dari arah selatan menuju utara. Ketika berbelok ke kiri, kendaraan tersebut tiba-tiba kehilangan konsentrasi dan menghantam taksi listrik VinFast bernopol L-1611-UG yang sedang terparkir di sisi kanan jalan.
Taksi tersebut dikemudikan FDK (22).
Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya menyebut hilangnya konsentrasi pengemudi berkaitan dengan pengaruh alkohol.
“Pengemudi kehilangan konsentrasi akibat pengaruh alkohol,” kata Galih saat dikonfirmasi.
Namun, benturan pertama tidak membuat ENR menghentikan perjalanan. Mobil terus melaju meninggalkan lokasi menuju Jalan Gubernur Suryo.

Kembali Menabrak di Depan Alun-Alun
Rangkaian kecelakaan berlanjut ketika Outlander tiba di sekitar depan Alun-Alun Surabaya.
Di lokasi tersebut, kendaraan kembali terlibat kecelakaan. Korban kali ini adalah RPK yang sedang menaikkan barang ke mobil pikap Mitsubishi L300 miliknya yang sedang terparkir.
Benturan membuat RPK mengalami luka berat.
Korban kemudian dievakuasi dan dilarikan ke UGD RSUD Dr Soetomo Surabaya untuk mendapatkan perawatan. Namun, luka yang dialaminya sangat parah hingga nyawanya tidak tertolong.
RPK akhirnya dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan.
Pengemudi Malah Tantang Warga
Situasi semakin memanas setelah kecelakaan maut tersebut. Dalam video yang beredar, ENR terlihat diamankan warga dalam kondisi yang disebut mabuk.
Wanita berbaju merah itu tampak menunjuk-nunjuk warga sambil marah. Suara sorakan warga terdengar ketika dirinya justru menantang orang-orang yang berada di sekitar lokasi.
ENR bahkan sempat memanjat dari sisi pintu mobil sambil menunjukkan sikap menantang sebelum akhirnya diamankan petugas.
Video tersebut kemudian viral di media sosial dan menjadi perhatian publik.
Polisi selanjutnya mengamankan ENR untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum.**
