Palangka Raya, MI – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman di kompleks Pasar Besar Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (1/8/2026) malam. Sedikitnya enam bangunan hangus terbakar, sementara warga, pedagang, dan pengunjung pasar berlarian menyelamatkan diri saat kobaran api membesar.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.25 WIB. Api dengan cepat meluas karena sebagian besar bangunan di lokasi terbuat dari material kayu dan berdiri rapat di kawasan padat penduduk.
Sedikitnya enam bangunan yang terdiri atas rumah tinggal, barak kontrakan, dan gedung sarang burung walet dilaporkan ludes dilalap si jago merah.
Kepala Regu Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Kamboja, Sucipto, mengatakan kondisi permukiman yang padat menjadi faktor utama cepatnya penyebaran api.
"Di sini banyak bangunan barak yang terbuat dari kayu, dan lokasinya berada di antara dua jalan yang menjadi akses kawasan pasar," ujar Sucipto.
Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala. Petugas kesulitan memperoleh pasokan air karena minimnya sumber air di sekitar lokasi. Pemadaman hanya mengandalkan suplai dari truk tangki dan sumur bor milik warga.
Selain itu, sempitnya akses menuju titik kebakaran serta padatnya aktivitas di kawasan pasar menghambat pergerakan armada pemadam. Kondisi tersebut memaksa petugas bekerja ekstra agar api tidak merembet ke bangunan lain.
Setelah hampir dua jam berjibaku, tim pemadam gabungan akhirnya berhasil melokalisasi kobaran api dan melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Hingga kini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.**
