Lampung Barat, MI– Aksi pencurian sepeda motor di Kabupaten Lampung Barat berakhir dramatis. Seorang pelaku nekat melompat ke jurang sedalam sekitar 10 meter saat berusaha kabur dari kejaran polisi setelah aksinya dipergoki langsung oleh pemilik kendaraan.
Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Way Tenong pada Sabtu (13/6/2026). Korban, Asir Rudin (34), memergoki motornya sedang dibawa kabur oleh dua pelaku yang beraksi di depan rumahnya.
Saat korban berteriak meminta bantuan warga, kedua pelaku panik dan langsung melarikan diri. Salah satu pelaku bahkan meninggalkan motor curian dan kabur bersama rekannya menggunakan kendaraan lain.
Mendapat laporan dari warga, jajaran Polres Lampung Barat bergerak cepat dengan melakukan penyekatan di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur pelarian pelaku. Sekitar 15 menit setelah laporan diterima, polisi berhasil mendeteksi keberadaan keduanya di wilayah Fajar Bulan dan langsung melakukan pengejaran.
Aksi kejar-kejaran berlanjut hingga Pekon Simpang Sari, Kecamatan Sumber Jaya. Ketika hendak dihentikan petugas, kedua pelaku kehilangan kendali dan terjatuh ke area tebing sebelum masuk ke jurang sedalam sekitar 10 meter.
Meski pelaku terjun ke jurang, polisi tidak menghentikan pengejaran. Petugas turun ke lokasi dan terus memburu keduanya hingga berhasil mengamankan salah satu tersangka.
"Anggota tetap melakukan pengejaran meskipun pelaku masuk ke area jurang. Ini bentuk komitmen kami dalam merespons cepat setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat," ujar Kasatreskrim Polres Lampung Barat, Iptu Rudy Prawira.
Pelaku yang berhasil ditangkap diketahui bernama Hendra bin Bunyamin, warga Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah. Sementara seorang pelaku lainnya, Obi Erlangga, berhasil meloloskan diri ke kawasan permukiman warga dan saat ini masih menjadi buronan Tim Tekab 308 Polres Lampung Barat.
Polisi memastikan perburuan terhadap pelaku yang kabur terus dilakukan. Aparat juga mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan tersangka untuk segera melaporkan kepada pihak berwajib.**

