Bus Mudik Gratis Pemprov Malut Resmi Beroperasi

Sofifi, MI - Pemprov Malut melalui Dinas Perhubungan resmi melakukan melepas keberangkatan perdana program bus angkutan mudik gratis dengan tema “Mudik Bahagia, Eratkan Kie Raha.”
Program ini diluncurkan untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya, pelepasan perdana armada bus mudik gratis tersebut dilaksanakan di Pelabuhan Feri Galala, Sofifi pada Rabu (11/3/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan transportasi publik yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya bagi warga yang ingin pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga.
Pelepasan perdana ini, sebanyak tiga unit bus diberangkatkan dengan tiga rute utama, yakni Sofifi-Tobelo, Sofifi-Weda, serta Sofifi- Haltim, ketiga bus tersebut diberangkatkan secara bersamaan pada pukul 09.00 WIT dengan membawa penumpang yang telah mendaftar sebagai peserta program mudik gratis.
Kepala Dinas Perhubungan Malut, Dedy Kotambunan menyampaikan program mudik gratis ini merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam membantu masyarakat menghadapi kebutuhan transportasi menjelang Lebaran.
Dalam setiap tahun momentum Idul Fitri selalu diiringi dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang ingin pulang ke daerah asal, kondisi tersebut seringkali berdampak pada lonjakan biaya transportasi serta keterbatasan moda angkutan yang tersedia.
Dedy menjelaskan Pemerintah daerah berupaya menghadirkan solusi dengan menyediakan layanan transportasi gratis yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Program mudik gratis Lebaran Idul Fitri ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat yang ingin pulang kampung untuk merayakan Lebaran bersama keluarga."
Program ini tidak hanya bertujuan meringankan beban biaya perjalanan masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu mengurangi kepadatan transportasi sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan selama musim mudik.
Layanan bus gratis ini juga diharapkan dapat memberikan alternatif transportasi yang lebih tertib dan terorganisir bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan antarkabupaten di wilayah Malut.
Dedy menjelaskan bahwa untuk tahap awal pemerintah daerah menyediakan tiga rute utama yang menjadi jalur perjalanan masyarakat dengan mobilitas cukup tinggi menjelang Lebaran.
Ketiga rute tersebut yakni Sofifi-Tobelo, Sofifi-Weda, serta Sofifi-Haltim. Ketiganya dipilih karena merupakan jalur transportasi darat yang cukup padat pada masa mudik.
Ia menjelaskan jadwal keberangkatan mudik gratis telah ditetapkan dalam beberapa tahap agar dapat menjangkau lebih banyak penumpang, untuk arus mudik, keberangkatan bus dijadwalkan pada tanggal 11, 13, dan 15 Maret.
Sementara untuk mengakomodasi masyarakat yang kembali ke Sofifi setelah merayakan Idul Fitri di kampung halaman, pemerintah juga menyiapkan layanan arus balik.
“Untuk arus balik, jadwal keberangkatan bus gratis akan dilaksanakan pada tanggal 25, 26, dan 27 Maret,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh armada bus yang digunakan dalam program ini telah melalui proses pemeriksaan kelayakan kendaraan guna memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang selama perjalanan.
Pemerintah daerah juga memastikan bahwa setiap perjalanan dilengkapi dengan pengemudi yang berpengalaman serta mematuhi standar keselamatan transportasi.
Dedy berharap program mudik gratis ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat serta memperkuat hubungan sosial antarwarga di Malut.
Tema “Mudik Bahagia, Eratkan Kie Raha” sendiri, dipilih untuk menggambarkan semangat kebersamaan masyarakat Maluku Utara dalam merayakan Idul Fitri serta mempererat tali persaudaraan di wilayah yang dikenal dengan filosofi Kie Raha tersebut.
“Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan program ini dengan baik sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh kebahagiaan,” harapnya.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi publik sekaligus memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan dengan baik selama momentum hari besar keagamaan.
Dengan adanya fasilitas transportasi gratis ini pemerintah berharap masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran pemerintah dalam mendukung kebutuhan perjalanan masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin berkumpul bersama keluarga di kampung halaman pada Hari Raya Idul Fitri.
Pemerintah berharap tradisi pulang kampung yang menjadi bagian penting dalam perayaan Idul Fitri dapat berlangsung dengan lebih mudah dan menyenangkan bagi seluruh masyarakat.
Topik:
