Sekda Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo Irit Bicara soal TPP Nakes
.webp)
Sofifi, MI — Pemerintah Kota Tidore Kepulauan hingga kini belum membayarkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) selama dua bulan kepada tenaga kesehatan (nakes). Selain itu, gaji untuk bulan Maret juga dilaporkan belum diterima.
Padahal, pembayaran gaji dan TPP bagi nakes umumnya dilakukan rutin setiap bulan pada awal periode. Keterlambatan ini pun memicu tanda tanya di kalangan tenaga kesehatan terkait kepastian hak mereka yang belum terealisasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Monitorindonesia.com, muncul dugaan ketidaksesuaian dalam pembayaran TPP. Sejumlah tenaga kesehatan yang hadir bekerja secara penuh disebut tidak menerima TPP secara utuh. Sebaliknya, ada pula tenaga kesehatan yang tidak masuk kerja secara penuh namun tetap menerima TPP secara penuh.
Kondisi ini menimbulkan sorotan terkait mekanisme serta transparansi pengelolaan TPP di lingkungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.
Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Kamis (2/4/2026), menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan memprioritaskan pembayaran gaji ASN terlebih dahulu pada pekan pertama April.
“TPP untuk ASN Tidore Kepulauan nanti dibayarkan pada minggu kedua. Minggu pertama ini kami masih fokus membayar gaji,” ujarnya singkat.
Namun, ketika ditanya mengenai dugaan ketidaksesuaian pembayaran TPP bagi tenaga kesehatan, Ismail tidak memberikan tanggapan.
Hingga kini, publik dan kalangan tenaga kesehatan masih menunggu penjelasan resmi dari Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terkait keterlambatan pembayaran serta dugaan ketidaksesuaian dalam penyaluran TPP yang dinilai belum transparan.
Topik:
