BREAKINGNEWS

Bentrokan 2 desa di Halmahera Tengah Dipicu Penemuan Mayat dalam Hutan

Bentrokan 2 desa di Halmahera Tengah Dipicu Penemuan Mayat dalam Hutan
Bentrokan terjadi di dua desa di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara (Foto: Repro)

Halmahera Tengah, MI - Bentrokan berdarah terjadi di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, yang menewaskan beberapa orang. Peristiwa tragis ini melibatkan warga dari Desa Sibenpopo dan Desa Banemo, Jumat (3/4/2026).

Dalam konflik antardesa yang berlangsung brutal tersebut, dua orang dilaporkan meninggal dunia. Sejumlah bangunan milik warga juga hangus terbakar akibat amukan massa.

Menurut informasi yang dihimpun, bentrokan ini berawal dari penemuan mayat seorang warga Desa Banemo di hutan setempat. Diduga korban tewas akibat pembunuhan, yang menimbulkan kecurigaan terhadap warga Desa Sibenpopo.

Kabar tersebut cepat menyebar dan memicu kemarahan warga, hingga terjadi serangan balasan menggunakan senjata tajam seperti parang dan tombak. Situasi semakin tak terkendali saat massa juga membakar fasilitas umum, termasuk pos polisi setempat.

Aparat gabungan TNI dan Polri segera dikerahkan ke lokasi untuk meredam bentrokan yang terjadi. Kehadiran mereka berhasil menekan eskalasi konflik agar tidak meluas.

Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Pol Stephen M Napiun, menyatakan kondisi mulai terkendali setelah ratusan personel diterjunkan.

"Kami meminta agar masyarakat tidak terpancing dengan berita maupun informasi yang bersifat provokatif. Pihak kepolisian bersama TNI sudah berada di lokasi untuk mengamankan situasi," ujar Brigjen Pol Stephen M Napiun, Jumat (3/4/2026).

Sebanyak 259 personel gabungan TNI-Polri disiagakan untuk memisahkan kedua kelompok warga yang bertikai. Aparat juga terus melakukan patroli untuk mencegah bentrokan lanjutan.

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, meminta masyarakat menahan diri dan tidak melakukan aksi balas dendam.

"Saya meminta semua pihak menahan diri. Serahkan sepenuhnya proses hukum dan pendalaman peristiwa ini kepada pihak keamanan. Jangan ada lagi aksi balas dendam yang hanya akan menambah korban," tutur Sarbin Sehe.

Hingga saat ini, situasi di kedua desa mulai kondusif. Meski demikian, aparat keamanan dan pemerintah daerah Halmahera Tengah tetap bersiaga untuk menjaga stabilitas dan melakukan upaya mediasi antara kedua pihak.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Bentrokan 2 desa di Halmahera Tengah | Monitor Indonesia