BREAKINGNEWS

Sherly Tjoanda Perkuat Nelayan dari Hulu ke Hilir, 1000 Mesin Tempel Disiapkan

Sherly Tjoanda Perkuat Nelayan dari Hulu ke Hilir, 1000 Mesin Tempel Disiapkan
Gubernur Malut, Sherly Tjoanda (Foto: Istimewa)

Sofifi, MI - Pemerintah Provinsi Maluku Utara mempercepat penguatan sektor perikanan tangkap dengan menyalurkan bantuan 60 unit mesin tempel Yamaha dan Suzuki berkapasitas 15 hingga 20 PK kepada nelayan. 

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Malut Sherly Tjoanda, di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Malut, Kamis (16/7/2026).

Penyaluran itu merupakan bagian dari program bantuan 146 unit mesin tempel yang telah dianggarkan Pemprov Malut pada APBD 2026 senilai Rp14,9 miliar.

Program tersebut menyasar nelayan di 10 kabupaten/kota dan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dari 60 mesin yang disalurkan secara simbolis, sebanyak tujuh unit diberikan kepada nelayan di Kabupaten Pulau Morotai, 16 unit di Kota Ternate, dua unit di Kota Tidore Kepulauan, 10 unit di Kabupaten Halmahera Utara, dan 25 unit di Kabupaten Halmahera Barat.

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda mengatakan, bantuan mesin tempel diberikan kepada nelayan yang telah lolos pembiayaan KUR dari bank-bank Himbara sebagai upaya meningkatkan kapasitas produksi dan pendapatan nelayan.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penyaluran bantuan mesin 15 hingga 20 PK kepada nelayan yang sudah berhasil mendapatkan KUR dari bank Himbara," kata Sherly.

Ia mengungkapkan antusiasme nelayan terhadap program tersebut terus meningkat. Hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 900 nelayan telah mengajukan KUR. Dari jumlah itu, sekitar 500 pengajuan masih dalam proses, 300 telah disetujui, sementara 146 kapal telah selesai dibangun dan seluruhnya telah menerima bantuan mesin tempel.

"Total yang mengajukan KUR sampai hari ini sudah 900 nelayan. Yang diproses sekitar 500, yang sudah disetujui 300. Kapal yang sudah selesai sebanyak 146 unit dan mesin yang sudah didistribusikan juga 146 unit sesuai jumlah kapal yang telah selesai," ujarnya.

Sherly Tjoanda menegaskan, pemerintah menargetkan penyaluran 440 unit mesin tempel pada tahap pertama tahun 2026. Target tersebut akan ditingkatkan melalui APBD Perubahan sehingga total bantuan yang disiapkan tahun ini mencapai 1.000 unit mesin tempel bagi nelayan Maluku Utara.

"Kita menargetkan tahap pertama tahun 2026 sebanyak 440 mesin. Nanti pada APBD Perubahan kita tambahkan lagi. Jadi target tahun ini kita siapkan 1.000 mesin untuk nelayan Maluku Utara," tegasnya.

Selain memperkuat sarana produksi nelayan, Pemprov Malut juga mulai memperketat pengawasan wilayah penangkapan ikan. Sherly Tjoanda memastikan Pemprov Malut bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada akhir Juli 2026 untuk menertibkan rumpon ilegal milik kapal-kapal besar dari luar daerah yang beroperasi di perairan Maluku Utara.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Sherly Tjoanda Perkuat Nelayan dari Hulu ke Hilir, 1000 Mesin Tempel Disiapkan | Monitor Indonesia