BREAKINGNEWS

Bawa Nama Malut ke Pentas Nasional, 413 Kontigen Pramuka Resmi Bertolak ke Jamnas XII di Cibubur

Bawa Nama Malut ke Pentas Nasional, 413 Kontigen Pramuka Resmi Bertolak ke Jamnas XII di Cibubur
Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe resmi melepas 413 kontigen Pramuka Malut ke Jamnas XII 2026 di Cibubur (Foto: Dok/Jainal Adaran)

Ternate, MI - Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe, secara resmi melepas 413 Kontingen Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Malut untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, yang berlangsung pada 14 hingga 20 Agustus 2026.

Pelepasan yang dipusatkan di Asrama Haji Ternate, Selasa (4/8/2026), menjadi penanda kesiapan kontingen Maluku Utara mengikuti pertemuan nasional Pramuka Penggalang berusia 11 sampai 15 tahun dari seluruh Indonesia dengan mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan."

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe menegaskan bahwa Jambore Nasional bukan sekadar kegiatan perkemahan, melainkan wahana strategis membentuk karakter, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan generasi muda.

"Hari ini kita bukan sekadar melepas sebuah kontingen. Kita mengantarkan harapan. Adik-adik membawa nama Malut ke panggung nasional melalui sikap, perilaku, semangat belajar, dan kemampuan berinteraksi dengan peserta dari seluruh Indonesia," ujar Wakil Gubernur Malut. 

Ia mengatakan, peserta Jamnas akan bertemu dengan ribuan Pramuka dari berbagai daerah yang memiliki latar belakang suku, agama, budaya, dan etnis yang berbeda. Karena itu, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk membangun persaudaraan, memperluas wawasan, serta memperkuat semangat persatuan.

"Di sana kalian tidak datang untuk berlomba menjadi yang paling hebat, tetapi belajar hidup bersama, saling berbagi pengalaman, bertukar gagasan, saling membantu, dan menghargai perbedaan sebagai kekuatan bangsa," katanya.

Menurut Sarbin Sehe, pendidikan karakter tidak hanya diperoleh melalui pendidikan formal di ruang kelas, tetapi juga dibentuk melalui pengalaman langsung dalam aktivitas kepramukaan. Nilai kerja sama, disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, hingga kemampuan menyelesaikan persoalan bersama menjadi bekal penting bagi generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

Ia berharap seluruh peserta kembali ke Maluku Utara tidak hanya membawa pengalaman selama mengikuti Jamnas, tetapi juga membawa perubahan sikap, pola pikir, serta semangat baru untuk diterapkan di lingkungan masing-masing. Sarbin juga mengingatkan seluruh anggota kontingen agar menjaga nama baik Maluku Utara selama mengikuti kegiatan nasional tersebut.

"Peserta adalah wajah Malut. Jagalah perilaku, junjung tinggi sopan santun, dan tunjukkan bahwa masyarakat Maluku Utara dikenal sebagai pribadi yang humanis, rukun, dan saling menghargai," pesannya.

Kontingen Maluku Utara yang diberangkatkan berjumlah 413 orang, terdiri atas delapan orang Pimpinan Kontingen Daerah (Pinkonda) dan peserta dari sembilan Kwartir Cabang (Kwarcab), yakni Kota Ternate 38 orang, Kota Tidore Kepulauan 72 orang, Halmahera Barat 38 orang, Halmahera Tengah 56 orang, Halmahera Selatan 38 orang, Halmahera Utara 38 orang, Halmahera Timur 38 orang, Pulau Morotai 49 orang, serta Kepulauan Sula 38 orang.

Dari 10 Kwarcab di Maluku Utara, hanya sembilan yang mengikuti Jamnas XII karena Kwarcab Pulau Taliabu batal mengirim peserta akibat keterbatasan anggaran.

Sementara itu, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Malut, Dr. Muhammad Abusama, mengatakan Jamnas XII merupakan agenda nasional pembinaan Pramuka Penggalang yang bertujuan memperkuat karakter, kemandirian, keterampilan, dan jiwa kebangsaan generasi muda.

"Jamnas menjadi wadah pembinaan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik (SESOSIF) untuk membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, mandiri, sekaligus mendukung swasembada pangan," ujarnya.

Menurut Muhammad Abusama, Jamnas XII memiliki tiga sasaran utama, yakni memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa melalui semangat persaudaraan, meningkatkan keterampilan serta kemandirian Pramuka Penggalang, dan menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap upaya mewujudkan swasembada pangan.

Selama kegiatan, peserta akan mengikuti berbagai aktivitas yang dikemas secara edukatif, rekreatif, kreatif, produktif, inovatif, kompetitif, dan menantang. Sekitar 80 persen kegiatan berlangsung di dalam kawasan perkemahan induk dan 20 persen di luar perkemahan melalui metode permainan, diskusi, simulasi, demonstrasi, hingga kompetisi.

Anggota DPRD Malut itu menjelaskan, kontingen Malut dijadwalkan bertolak menuju Jakarta menggunakan KM Nggapulu pada 5 Agustus 2026 dan diperkirakan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pada 10 Agustus 2026 sebelum mengikuti seluruh rangkaian Jamnas hingga 20 Agustus.

Selain mengirim kontingen, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka juga mengundang Gubernur Malut, Sherly Tjoanda selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) menjadi narasumber pada kegiatan Interactive Talk and Quiz Insight Scouting bertema "Pramuka dan Entrepreneurship" yang akan berlangsung pada 15 Agustus 2026 di Gedung Cut Nyak Dhien, Buperta Cibubur.

Menutup keterangannya, Abusama menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kontingen Maluku Utara dapat mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026.

"Kwarda Malut menyampaikan penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Ibu Gubernur, Pak Wagub, Pak Sekprov serta para Bupati dan Wali Kota atas dukungannya terhadap keikutsertaan Maluku Utara pada Jamnas XII Tahun 2026," pungkasnya.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Bawa Nama Malut ke Pentas Nasional, 413 Kontigen Pramuka Resmi Bertolak ke Jamnas XII di Cibubur  | Monitor Indonesia