Sofifi Bershalawat: Abdullah Assagaf Serukan Meneladani Akhlak Rasulullah

Sofifi, MI – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku Utara, Abdullah Assagaf, memberikan sambutan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di halaman Kantor DKP Malut, Sofifi, Kamis (12/9/2024)
Acara ini dihadiri oleh pegawai lingkup Pemprov Maluku Utara serta para siswa-siswi sekolah menengah atas di Sofifi.
Dalam sambutannya, Abdullah Assagaf menekankan pentingnya meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
"Rasulullah dilahirkan untuk memperbaiki akhlak kita semua. Insya Allah, jika akhlak kita baik, apa yang kita rencanakan dan inginkan akan lebih mudah tercapai," ujar Abdullah.
Ia juga menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW telah menjadi agenda rutin di Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku Utara.
"Acara ini sudah menjadi agenda tahunan kita, khususnya di internal Dinas Kelautan dan Perikanan. Rasulullah adalah teladan yang diutus oleh Allah SWT untuk kita semua. Insya Allah, kita bisa terus mencontoh akhlakul karimah beliau," tambahnya.
Di hadapan para hadirin, Abdullah Assagaf secara rendah hati mengakui bahwa dirinya masih dalam proses memperbaiki akhlak.
"Meskipun akhlak saya sering melenceng, namun Insya Allah, kita semua akan terus berusaha memperbaikinya dan menjadi lebih baik lagi," tuturnya.
Acara ini juga menghadirkan Habib Andurrahman Bin Kamil Assagaf sebagai penceramah yang memberikan tausiyah kepada para peserta.
Tausiyah tersebut mengajak seluruh hadirin untuk memperkuat keimanan dan meningkatkan amal ibadah sehari-hari.
Selain ceramah, acara Maulid Nabi Muhammad SAW ini juga diisi dengan lantunan shalawat Nabi, yang memberikan inspirasi dan motivasi kepada para peserta.
Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai peringatan ini yang berlangsung hingga siang har ini.
Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku Utara sendiri terus berupaya menjadikan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembinaan moral pegawai.
Abdullah Assagaf berharap kegiatan semacam ini dapat terus dipertahankan dan dikembangkan di masa depan.
"Kegiatan keagamaan seperti ini tidak hanya untuk memperingati, tetapi juga untuk memperkuat iman, memperbaiki diri, serta menjaga silaturahmi antara pegawai dan masyarakat," tutupnya. (Rais Dero)
Topik:
