BREAKINGNEWS

Harga Aspal dan Solar Melambung, DPUBM Kabupaten Malang Masih Tetap Komitmen Rawat Infrastruktur Jalan

Harga Aspal dan Solar Melambung, DPUBM Kabupaten Malang Masih Tetap Komitmen Rawat Infrastruktur Jalan
Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma (Foto : MI/Rina Sugeng Yuliani)

Kabupaten Malang, MI - Meski harga material konstruksi, terutama aspal melonjak. Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang masih tetap berkomitmen untuk menjaga kualitas jalan diseluruh wilayah Kabupaten Malang.

Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, menyampaikan bahwa hal ini adalah sebuah tantangan terbesar pada tahun ini. Adanya kenaikan harga bahan bakar industri terutama solar yang memicu lonjakan harga material dilapangan menjadikan perubahan anggaran dan wacana pelaksanaan pembangunan diwilayah Pemerintahan Kabupaten Malang.

“Target panjang penanganan akan berkurang, akan tetapi kami tetap melakukan pemeliharaan rutin untuk mempertahankan kondisi jalan agar tidak turun menjadi rusak ringan maupun rusak berat,” terangnya. Selasa, (26/5).

Menurut Khairul, jika pemeliharaan rutin tidak dijalankan secara konsisten, jalan yang saat ini yang kondisinya sedang berisiko cepat turun menjadi rusak ringan maupun rusak berat. Sehingga dampaknya bukan hanya pada kenyamanan, tetapi juga keselamatan pengguna jalan dan biaya perbaikan akan menjadi jauh lebih besar di kemudian hari.

“Kami akan tetap fokus jaga status jalan mantap, jalan yang masuk kategori jalan mantap. Adalah jalan dengan kondisi baik dan sedang, dengan kategori ini menjadi tolak ukur utama Pemkab Malang dalam menilai keberhasilan pemeliharaan infrastruktur. Oleh karena itu, pemeliharaan rutin ini penting agar kualitas jalan tetap terjaga. Kami ingin masyarakat tetap merasakan kenyamanan dan keamanan saat beraktivitas,” katanya.

Disisi lain, dampak kenaikan harga solar industri. Menjadi salah satu faktor utama yang menekan cakupan penanganan jalan tahun ini, sebab solar merupakan komponen biaya yang memengaruhi seluruh rantai produksi material konstruksi, mulai dari pengangkutan material hingga proses pengaspalan dilapangan.

“Harga solar industri naik cukup signifikan, sehingga harga material lain ikut naik, terutama aspal,” ungkap Khairul.

Khairul juga menjelaskan,”kondisi ini membuat anggaran yang tersedia tidak bisa menjangkau panjang jalan yang ditargetkan pada awalnya. Meski demikian, DPUBM Kabupaten Malang tetap memilih strategi efisiensi dengan memprioritaskan titik-titik jalan yang paling vital dan rawan kerusakan,” jelasnya.

Ia melanjutkan, untuk memaksimalkan anggaran dan jaga mobilitas warga. DPUBM Kabupaten Malang akan memaksimalkan seluruh anggaran yang tersedia agar pemeliharaan infrastruktur tetap berjalan optimal.

“Kami mempunyai beberapa langkah yang ditempuh antara lain penataan jadwal kerja, optimalisasi alat berat milik daerah dan koordinasi intensif dengan pihak penyedia material agar mendapatkan harga yang lebih efisien,” paparnya.

Pemkab Malang berharap upaya menjaga kondisi jalan ini dapat berdampak langsung pada kelancaran mobilitas masyarakat. Jalan yang baik menjadi urat nadi distribusi hasil pertanian, akses ke pusat pendidikan dan kesehatan, serta penunjang pertumbuhan ekonomi di desa dan kecamatan.

“Ketika jalan terjaga, pergerakan ekonomi juga ikut lancar. Petani bisa membawa hasil panen lebih cepat, pelaku UMKM lebih mudah menjangkau pasar, dan anak-anak sekolah tidak terganggu aksesnya,” tandas Khairul.

Khairul menambahkan,”bahwa tantangan ke depan, DPUBM akan terus melakukan pemantauan kondisi jalan secara berkala melalui tim lapangan. Data hasil survei kondisi jalan akan menjadi dasar penentuan skala prioritas penanganan tahun berikutnya. Pemerintah daerah juga mendorong masyarakat untuk berperan aktif melaporkan kerusakan jalan melalui kanal resmi yang telah disediakan. Partisipasi warga dinilai penting agar respon penanganan bisa lebih cepat dan tepat sasaran. Agar Pemkab Malang tuntas menargetkan status jalan mantap diwilayahnya dapat dipertahankan hingga akhir 2026,” pungkasnya. (Rina Sugeng Yuliani)

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Harga Aspal dan Solar Melambung, DPUBM Kabupaten Malang Masi | Monitor Indonesia