Kubu Raya, MI — Bupati Kubu Raya, Sujiwo menegaskan mayoritas hewan kurban yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya pada Iduladha 2026 berasal dari gotong royong ASN dan OPD, tanpa menggunakan anggaran APBD.
Sujiwo menyebut total hewan kurban yang disiapkan tahun ini mencapai 23 ekor. Dari jumlah tersebut, 21 ekor merupakan kontribusi murni dari jajaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui partisipasi ASN dan organisasi perangkat daerah.
“Yang 21 ekor ini sama sekali tidak menggunakan APBD. Ada yang berasal dari gotong royong OPD, bahkan ada ASN yang arisan dan ada juga yang rela dipotong TPP-nya demi bisa berkurban,” tegas Sujiwo usai penyerahan hewan kurban di Masjid Al-Isra, Rabu (28/5/2026).
Sujiwo menjelaskan, dari total 21 ekor hewan kurban non-APBD tersebut, sebanyak 16 ekor berasal dari partisipasi OPD dan ASN. Sementara lima ekor lainnya juga berasal dari dukungan di luar pembiayaan APBD.
Ia menilai semangat gotong royong para ASN menjadi bukti kepedulian sosial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.
“Ada ASN yang sampai patungan, arisan, bahkan rela TPP-nya dipotong demi bisa ikut berkurban. Ini bentuk kebersamaan dan kepedulian sosial yang patut diapresiasi,” ujarnya.
Selain hewan kurban dari gotong royong ASN, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga menerima satu ekor sapi bantuan kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia yang bersumber dari APBN. Bantuan hewan kurban juga diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk masyarakat.
“Kalau bantuan Presiden memang dari APBN dan tentu kita terima karena itu untuk masyarakat juga. Setelah dipotong, dagingnya didistribusikan kepada rakyat,” kata Sujiwo.
Ia berharap semangat berkurban yang ditunjukkan ASN dan OPD membawa keberkahan bagi Kabupaten Kubu Raya serta menjadi teladan nilai pengorbanan dan keikhlasan.
“Mudah-mudahan dengan semangat berkurban ini Allah memberikan keberkahan, dijauhkan dari segala bencana, penyakit, dan marabahaya. Ini juga bentuk keteladanan kita kepada Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail,” tutupnya.**

