BREAKINGNEWS

Tekan Pengangguran, Pemkab Blitar Hadirkan 900 Lowongan Kerja dalam Job Fair 2026

Tekan Pengangguran, Pemkab Blitar Hadirkan 900 Lowongan Kerja dalam Job Fair 2026
Bupati Blitar Rijanto saat melakukan peninjauan di salah satu stand Job Fair 2026. (Dok/JK-MI)

Blitar, MI - Pemerintah Kabupaten Blitar kembali melaksanakan Job Fair atau Bursa Kerja Tahun 2026 sebagai upaya memperluas kesempatan kerja dan mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha serta industri.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 25-26 Juni 2026, di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar ini disambut antusias ribuan pencari kerja yang memadati lokasi sejak hari pertama, pada Kamis (25/6/2026).

Job Fair 2026 secara resmi dibuka oleh Bupati Blitar, Rijanto, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan sekaligus mendorong penurunan angka pengangguran di Kabupaten Blitar.

Dalam sambutannya, Rijanto menegaskan bahwa ketersediaan lapangan kerja dan kualitas sumber daya manusia merupakan dua faktor penting yang saling berkaitan dalam mendukung pembangunan daerah.

"Di tengah perkembangan dunia usaha dan industri yang terus berubah, kebutuhan tenaga kerja tidak hanya ditentukan oleh jumlah, tetapi juga kompetensi serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman," ujarnya.

Menurutnya, Job Fair menjadi salah satu langkah strategis untuk membuka akses informasi ketenagakerjaan, memperluas peluang kerja, dan mempertemukan perusahaan dengan tenaga kerja yang sesuai kebutuhan.

Rijanto menambahkan, Pemerintah Kabupaten Blitar akan terus berupaya menciptakan peluang kerja yang lebih luas sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Blitar pada tahun 2025 tercatat sebesar 4,49 persen. Angka tersebut menurun 0,28 persen dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 4,77 persen.

"Penurunan ini menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah, dunia usaha, dunia pendidikan, dan masyarakat. Namun, kita tidak boleh berpuas diri karena masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan bersama," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar, Ivong Berttyanto, menjelaskan bahwa Job Fair 2026 diikuti oleh 43 perusahaan yang telah lolos proses seleksi dari hampir 50 perusahaan yang mendaftar.

"Dari jumlah pendaftar yang cukup banyak, akhirnya 43 perusahaan dapat berpartisipasi pada Job Fair tahun ini," ujarnya.

Dari total peserta, sebanyak 12 perusahaan berasal dari luar Kabupaten Blitar, termasuk dari Kota Malang dan Surabaya. Sejumlah perusahaan peserta juga memiliki jaringan usaha yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Timur.

Ivong menyebutkan, total lowongan kerja yang tersedia dalam Job Fair 2026 mencapai lebih dari 900 posisi dengan berbagai bidang pekerjaan. Kesempatan tersebut terbuka bagi lulusan SMA/sederajat hingga sarjana.

"Kami menyediakan sekitar 900 lowongan kerja. Ada yang diperuntukkan bagi lulusan SMA atau sederajat, dan ada juga formasi untuk lulusan sarjana," jelasnya.

Ia menambahkan, penyelenggaraan Job Fair bertujuan memperluas akses informasi lowongan kerja, mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara langsung, mengurangi angka pengangguran terbuka, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan penyerapan tenaga kerja.

Meski tidak menetapkan target khusus terkait jumlah tenaga kerja yang terserap, Pemerintah Kabupaten Blitar berharap kegiatan ini dapat menjadi instrumen efektif dalam mengurangi pengangguran dan meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.

Pembukaan Job Fair 2026 turut dihadiri anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Penjabat Sekretaris Daerah, para asisten Sekretariat Daerah, kepala perangkat daerah terkait, serta perwakilan perusahaan peserta bursa kerja.(JK)

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Tekan Pengangguran, Pemkab Blitar Hadirkan 900 Lowongan Kerj | Monitor Indonesia