Kupang, MI– Pernyataan mengejutkan disampaikan Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, di tengah sorotan terhadap kasus kematian dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha. Yosep mengungkap adanya dugaan perilaku tidak pantas yang selama ini dilakukan oknum anggota DPRD TTU saat menjalankan agenda reses.
Menurut Yosep, terdapat oknum anggota DPRD yang diduga berulang kali membuat keributan sebelum maupun sesudah kegiatan reses akibat berada di bawah pengaruh minuman beralkohol. Ia menilai kejadian yang menimpa dr. Icha telah membuka persoalan yang selama ini tidak pernah terungkap ke publik.
"Kejadian dr. Icha ini membuka tabir yang selama ini tertutup rapat," kata Yosep.
Ia kemudian mengungkap dugaan kebiasaan buruk tersebut.
"Oknum yang sering ketika melakukan reses, sebelum dan sesudah reses itu melakukan kekacauan oleh karena pengaruh alkohol," tegas Yosep.
Pernyataan itu menjadi sorotan karena disampaikan saat kasus dugaan intimidasi terhadap dr. Icha masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Yosep menilai perilaku seperti itu tidak seharusnya dilakukan oleh seorang wakil rakyat yang sedang menjalankan tugas menyerap aspirasi masyarakat.
Bupati TTU juga memastikan Pemerintah Kabupaten TTU mendukung penuh langkah hukum yang ditempuh keluarga dr. Icha guna mengungkap seluruh fakta di balik kasus tersebut.
"Kami akan mendukung segala upaya yang diambil keluarga dalam rangka memperoleh keadilan," ujarnya.
Pernyataan Yosep memperkuat desakan publik agar dugaan perilaku oknum anggota DPRD, termasuk kebiasaan membuat kekacauan saat agenda reses karena pengaruh alkohol, diusut secara terbuka. **
