BREAKINGNEWS

Angin Kencang Hambat Pemadaman TPA Jatiwaringin, BNPB Kerahkan Water Bombing dan Alat Berat

Angin Kencang Hambat Pemadaman TPA Jatiwaringin, BNPB Kerahkan Water Bombing dan Alat Berat
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

Tangerang, MI– Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, memasuki hari ketiga, Kamis (2/7/2026), namun api belum juga berhasil dipadamkan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut embusan angin kencang menjadi hambatan utama dalam upaya penanganan di lapangan.

Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan, mengatakan tim gabungan terus mengoptimalkan pemadaman melalui jalur udara dan darat. Dua helikopter dikerahkan untuk melakukan water bombing, sementara 12 unit mobil pemadam kebakaran disiagakan guna menyisir titik-titik api yang masih bisa dijangkau.

"Petugas damkar menyisir menggunakan selang untuk memadamkan sektor-sektor yang masih dapat dijangkau," ujar Djohan, Kamis.

Menurutnya, kondisi angin sempat mereda pada pagi hari sehingga memudahkan proses pemadaman. Namun, menjelang siang kecepatan angin kembali meningkat dan menyebabkan api lebih sulit dikendalikan.

"Tadi pagi anginnya sempat landai, tetapi sekarang mulai kencang lagi. Meski begitu, kami terus mengoptimalkan upaya pemadaman," katanya.

Selain mengandalkan penyiraman dari udara, BNPB juga mengerahkan alat berat berupa excavator untuk membongkar timbunan sampah yang telah basah akibat water bombing. Langkah ini dilakukan agar petugas dapat menjangkau titik api yang tersembunyi di bawah tumpukan sampah.

BNPB juga membuka akses baru menuju pusat kebakaran dengan membuat jalan terobosan agar kendaraan operasional dan selang pemadam bisa masuk lebih dekat ke lokasi.

"Kami membuat jalur baru sehingga kendaraan dan selang pemadam dapat menjangkau area yang sebelumnya sulit diakses. Dengan begitu, petugas damkar bisa bekerja lebih efektif," jelas Djohan.

Kebakaran di TPA Jatiwaringin telah berlangsung sejak Selasa (30/6/2026). Hingga kini, tim gabungan masih berjibaku memadamkan api yang terus menyala di sejumlah titik.

Untuk mempercepat penanganan, BNPB juga telah menyiapkan operasi modifikasi cuaca sebagai langkah tambahan guna membantu proses pemadaman apabila kondisi di lapangan memungkinkan.

Pemerintah berharap kombinasi pemadaman melalui udara, jalur darat, penggunaan alat berat, serta modifikasi cuaca dapat segera mengendalikan kebakaran dan mencegah api meluas ke area lain.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Angin Kencang Hambat Pemadaman TPA Jatiwaringin, BNPB Kerahk | Monitor Indonesia