BREAKINGNEWS

KKB Klaim Tembak Pilot AS dan Bakar Pesawat AMA, Ancam Serang Pesawat Sipil Lain

KKB Klaim Tembak Pilot AS dan Bakar Pesawat AMA, Ancam Serang Pesawat Sipil Lain
KKB Klaim Tembak Pilot AS dan Bakar Pesawat AMA, Ancam Serang Pesawat Sipil Lain

Jakarta, MI– Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melalui Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim bertanggung jawab atas penembakan terhadap pilot warga negara Amerika Serikat, Nicholas Francis Goselin, serta pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA) di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom, melalui video keterangnya mengklaim aksi tersebut dilakukan karena pesawat AMA diduga mengangkut personel dan logistik militer Indonesia ke wilayah konflik di Papua. Menurutnya, pesawat itu telah melanggar larangan yang diberlakukan kelompoknya terhadap penerbangan sipil di wilayah operasi TPNPB.

"Kami menembak pilot Amerika karena pesawat itu mengangkut pasukan dan logistik militer Indonesia ke wilayah operasi kami," klaim Sebby Sambom.

Komandan TPNPB Kodap XVI Yahukimo, Elkius Kobak, juga mengklaim penembakan terhadap Nicholas dilakukan atas perintahnya. Ia mengatakan kelompoknya sebelumnya telah mengeluarkan ultimatum agar seluruh pesawat sipil tidak memasuki wilayah yang mereka tetapkan sebagai daerah operasi.

"Kami telah menyampaikan larangan kepada seluruh pesawat sipil untuk masuk ke wilayah operasi TPNPB Kodap XVI Yahukimo," ujar Elkius dalam pernyataannya.

Elkius selanjutnya mengaitkan insiden tersebut dengan konflik bersenjata yang telah berlangsung lama di Papua. Ia menuding pemerintah Indonesia, Amerika Serikat, Belanda, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) gagal menyelesaikan akar persoalan konflik di Papua.

"Penembakan terhadap pilot Amerika ini merupakan konsekuensi dari kesalahan pemerintah Indonesia, AS, Belanda, dan PBB yang gagal mengatasi akar masalah konflik di Papua," katanya.

Selain mengaku bertanggung jawab atas penembakan, KKB melalui TPNPB juga mendesak PBB memfasilitasi perundingan yang melibatkan pemerintah Indonesia, TPNPB, dan perwakilan rakyat Papua.

Kelompok tersebut turut melontarkan ancaman akan terus menargetkan pesawat sipil yang mereka yakini membantu operasi militer Indonesia di Papua.

"Kami akan terus menargetkan pesawat-pesawat sipil yang membantu operasi militer Indonesia di wilayah Papua," tegas Elkius.

Namun, tuduhan KKB bahwa pesawat AMA mengangkut personel maupun logistik militer dibantah pihak maskapai. Direktur PT AMA, Bob Kayadu, menegaskan seluruh muatan penerbangan dapat diverifikasi melalui dokumen manifes dan menyatakan perusahaan tidak pernah mengangkut barang-barang militer.

"Bisa dicek langsung di manifes. Tidak pernah kami membawa barang-barang militer," kata Bob Kayadu.

Senada dengan itu, Uskup Jayapura Mgr. Yanuarius Theofilus Matopai You menegaskan pesawat AMA selama puluhan tahun digunakan murni untuk pelayanan kemanusiaan dan misi gereja, bukan mendukung operasi militer.

"Gereja Katolik ada untuk pelayanan manusia, murni seratus persen. Tidak ada kepentingan politik di balik itu," ujar Mgr. Yanuarius.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

KKB Klaim Tembak Pilot AS dan Bakar Pesawat AMA, Ancam Seran | Monitor Indonesia