BREAKINGNEWS

BBM Langka di Medan, Antrean Mengular hingga Picu Kemacetan

BBM Langka di Medan, Antrean Mengular hingga Picu Kemacetan
BBM Langka di Medan, Antrean Mengular hingga Picu Kemacetan

Medan, MI – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) melanda sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Medan, Sumatera Utara. Stok Pertalite, Pertamax, hingga Solar dilaporkan habis di beberapa SPBU, memicu antrean panjang kendaraan yang meluber ke badan jalan dan menyebabkan kemacetan di sejumlah titik.

Kondisi tersebut terjadi sejak Senin (13/7/2026) di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa libur sekolah. Sejumlah pengendara terpaksa mengantre lebih lama untuk mendapatkan BBM, sementara beberapa SPBU menghentikan sementara pelayanan karena kehabisan stok.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara mengakui terjadi keterbatasan pasokan di sejumlah SPBU. Perusahaan menyebut lonjakan konsumsi masyarakat dan penyesuaian operasional armada distribusi menjadi penyebab utama tersendatnya pasokan BBM.

Untuk mempercepat pemulihan distribusi, Pertamina mengerahkan tambahan 15 unit mobil tangki serta 30 awak mobil tangki dari Fuel Terminal Medan guna mempercepat pengiriman BBM ke SPBU yang mengalami kekosongan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan peningkatan konsumsi BBM terjadi dalam beberapa hari terakhir, terutama di wilayah yang mendapat pasokan dari Fuel Terminal Medan Group.

"Optimalisasi distribusi tersebut juga merupakan bagian dari upaya percepatan penyaluran menyusul tingginya kebutuhan BBM masyarakat yang terjadi selama periode libur sekolah dalam beberapa waktu terakhir," ujar Fahrougi dalam keterangan resminya.

Menurut Pertamina, wilayah distribusi Fuel Terminal Medan mencakup Kota Medan, Binjai, Tebing Tinggi, Deliserdang, Langkat, Serdang Bedagai, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, serta beberapa kabupaten di Provinsi Aceh, yakni Aceh Tenggara, Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Aceh Tamiang.

Lonjakan konsumsi yang terjadi secara bersamaan membuat stok BBM di sejumlah SPBU lebih cepat habis dibandingkan kondisi normal. Akibatnya, distribusi belum mampu mengimbangi tingginya permintaan sehingga sejumlah SPBU sempat tidak dapat melayani pembelian Pertalite, Pertamax, maupun Solar hingga pasokan baru tiba.

Pertamina memastikan proses distribusi terus dioptimalkan agar pasokan BBM di seluruh SPBU kembali normal dan kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

BBM Langka di Medan, Antrean Mengular hingga Picu Kemacetan | Monitor Indonesia