Madium, MI– Video seorang pria berseragam jas dan berpeci yang asyik bermain game di ponsel saat sidang paripurna DPRD Kabupaten Madiun viral di media sosial. Namun, Sekretariat DPRD memastikan pria dalam video tersebut bukan anggota legislatif.
Rekaman berdurasi 18 detik itu memperlihatkan seorang pria duduk di ruang sidang paripurna sambil fokus memainkan game di telepon genggamnya ketika rapat sedang berlangsung. Aksi tersebut memicu sorotan publik dan menuai kritik karena dinilai tidak mencerminkan etika dalam forum resmi pemerintahan.
Menanggapi viralnya video itu, Sekretaris DPRD Kabupaten Madiun, Sawung Rehtomo, membantah pria yang terekam sedang bermain game merupakan anggota DPRD.
"Yang jelas bukan anggota dewan. Memang benar lokasinya di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Madiun, tetapi kami belum mengetahui rapat paripurna yang mana dan siapa sosok dalam video tersebut," jelas Sawung.
Sawung mengakui lokasi dalam video memang berada di ruang sidang paripurna DPRD Kabupaten Madiun. Namun, hingga kini pihak sekretariat masih menelusuri waktu pelaksanaan rapat dan identitas pria yang menjadi sorotan tersebut.
"Benar itu ruang rapat paripurna, tetapi kapan pelaksanaannya kami masih melakukan penelusuran," ungkapnya.
Bantahan serupa juga disampaikan anggota DPRD Kabupaten Madiun, Purwadi. Ia menegaskan pria yang viral bukan berasal dari kalangan anggota legislatif.
"Bukan anggota DPRD," tegas Purwadi.
Pernyataan itu diperkuat anggota DPRD Kabupaten Madiun lainnya, Anang Sujatno. Menurutnya, informasi yang menyebut pelaku merupakan anggota dewan tidak benar.
"Bukan. Bukan anggota DPRD itu," tandas Anang.
Sebelumnya, video tersebut ramai beredar di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman itu terlihat seorang pria berpakaian resmi duduk di ruang sidang sambil serius memainkan game di ponselnya, sementara rapat paripurna masih berlangsung.
Meski identitas pelaku belum terungkap, insiden itu menjadi perhatian publik dan memunculkan tuntutan agar seluruh peserta rapat resmi menjaga etika serta profesionalisme selama mengikuti agenda pemerintahan.**
