Papua, MI — Kerusuhan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, meluas. Massa membakar dan merusak sejumlah fasilitas pemerintahan hingga sedikitnya 11 kantor pemerintah terdampak.
Kapolres Puncak AKBP Domingos De F Ximenes mengatakan, dari 11 kantor yang terbakar, tiga di antaranya mengalami kerusakan total. Sementara delapan kantor lainnya terbakar sebagian. Selain itu, tiga kantor turut dirusak massa.
Tiga fasilitas pemerintahan yang terbakar habis yakni Kantor Dinas Kesehatan, gudang Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan kantor DPRK.
“Berdasarkan data kantor yang terbakar habis, di antaranya kantor Dinas Kesehatan, kantor gudang BNPB, dan kantor DPRK. Sementara kantor yang dirusak massa kantor Diskominfo, kantor Kesbangpol, dan kantor Inspektorat,” kata Domingos, Rabu (12/8/2026).
Kantor yang terbakar sebagian meliputi Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK), Dinas Sosial, kantor Bupati dan Wakil Bupati, kantor Sekretariat Daerah, kantor Keuangan, kantor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Aksi tersebut membuat sejumlah pusat pelayanan dan administrasi pemerintahan di Kabupaten Puncak terdampak. Kerusakan juga menyasar fasilitas yang berkaitan dengan pelayanan publik dan pemerintahan daerah.
Polisi memastikan kondisi di wilayah tersebut kini mulai terkendali. Namun, aparat tetap meningkatkan pengamanan untuk mencegah kerusuhan kembali pecah.
“Kondisi sudah kondusif. Kami ada tambahan Brimob 1 SST dari Yon B Polda Papua Tengah dan sementara melakukan patroli,” tegas Domingos.
Tambahan personel Brimob dikerahkan untuk memperkuat patroli sekaligus mengantisipasi kemungkinan aksi susulan.
Hingga kini, aparat masih melakukan pengamanan di sejumlah titik. Kerusakan fasilitas pemerintahan menjadi perhatian serius karena dapat mengganggu aktivitas pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Puncak.**
