BREAKINGNEWS

Tagih Utang Rp500 Ribu Berujung Maut, Supandang Tewas Dibacok Ayah dan Anak

Tagih Utang Rp500 Ribu Berujung Maut, Supandang Tewas Dibacok Ayah dan Anak
Warga saat mengevakuasi jasad korban.

Probolinggo, MI – Persoalan utang Rp500 ribu berujung maut di Probolinggo, Jawa Timur. Supandang (40), warga Desa Jrebeng, Kecamatan Wonomerto, tewas setelah mengalami luka bacok saat menagih sisa utang kepada seseorang.

Korban dibacok di Jalan Desa Tunggakcerme, Kecamatan Wonomerto, pada Selasa (11/8/2026). Supandang sempat menjalani perawatan selama lima hari sebelum akhirnya meninggal dunia.

Kepala Desa Jrebeng, Ruslan, membenarkan kabar kematian korban. Supandang mengembuskan napas terakhir di sebuah rumah sakit di Jember pada Sabtu (15/8/2026).

“Benar meninggal hari Sabtu, di rumah sakit Jember, sudah dimakamkan malam kira-kira jam 22.00 WIB," katanya.

Peristiwa berdarah itu diduga bermula ketika Supandang mendatangi terduga pelaku untuk menagih sisa utang sebesar Rp500 ribu.

Namun, keduanya kemudian berpapasan di jalan desa. Cekcok diduga terjadi hingga persoalan tersebut berubah menjadi aksi kekerasan.

Supandang mengalami sejumlah luka serius akibat bacokan, termasuk pada bagian leher dan punggung. Korban sempat dilarikan ke IGD Rumah Sakit Ar Rozy, Kota Probolinggo, sebelum mendapat perawatan lanjutan di rumah sakit di Jember.

Polisi kemudian mengamankan dua warga Desa Tunggakcerme yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Keduanya adalah Riyadi (60) dan Kosnadi (35), yang diketahui merupakan ayah dan anak.

Kepala Desa Jrebeng menyebut kedua terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik kepolisian.

“Benar kalau pelakunya dua orang ini sekarang masih diperiksa intensif pihak kepolisian," jelasnya.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Tagih Utang Rp500 Ribu Berujung Maut, Supandang Tewas Dibacok Ayah dan Anak | Monitor Indonesia