Pekanbaru, MI – Operasi penyamaran untuk membongkar jaringan peredaran narkoba di Kota Pekanbaru, Riau, berujung dramatis. Seorang anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau mengalami luka tusuk di bagian perut setelah diserang pengedar narkoba yang hendak ditangkap saat transaksi berlangsung.
Insiden itu terjadi di Jalan Badak Ujung, Kecamatan Tenayan Raya, Kamis (16/7/2026) malam. Korban yang bertugas sebagai pembeli dalam operasi undercover buy harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka robek di bagian perut.
Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Riau, Kompol Bagus Fahri, menjelaskan operasi tersebut telah dirancang setelah polisi menyepakati transaksi pembelian pil ekstasi dengan seorang pengedar berinisial SD. Namun, saat pertemuan berlangsung, pelaku datang bersama seorang rekannya dan melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap.
"Saat akan transaksi dan petugas akan mengamankan barang bukti, pelaku melakukan perlawanan dan melakukan penikaman terhadap anggota yang bertugas. Kemudian anggota lainnya datang dan berhasil mengamankan pelaku," kata Kompol Bagus Fahri.
Melihat situasi yang mengancam keselamatan petugas, polisi mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan pelaku menggunakan tembakan di bagian kaki. Pelaku kemudian dievakuasi ke rumah sakit sebelum akhirnya ditahan untuk menjalani proses hukum.
"Tersangka berhasil kita amankan dan satu orang lainnya berhasil kabur, masih dalam pengejaran," ujar Bagus.
Dari tangan pelaku, polisi menyita 50 butir pil ekstasi berbagai warna dan merek yang disimpan di dalam kotak obat. Selain itu, petugas mengamankan satu bilah pisau cutter yang digunakan untuk menusuk anggota polisi serta dua unit telepon seluler yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba.
"Tersangka beserta barang bukti kini diamankan di Ditresnarkoba Polda Riau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran," tegas Bagus.
Polda Riau memastikan penyelidikan akan terus dikembangkan guna membongkar jaringan pengedar yang terkait dengan pelaku. Polisi juga memburu satu tersangka lain yang berhasil melarikan diri saat penyergapan berlangsung.**
