BREAKINGNEWS

Viral Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FEB USU, Korban Hingga 63 Orang

Viral Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FEB USU, Korban Hingga 63 Orang
Ilustrasi korban kekerasan seksual.

Medan, MI– Dugaan pelecehan seksual yang menyeret seorang mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sumatera Utara (USU) berinisial CHS menjadi sorotan publik. Kasus yang awalnya mencuat dari unggahan di media sosial kini berkembang setelah jumlah korban yang mengaku mengalami perlakuan serupa disebut terus bertambah.

Informasi tersebut pertama kali diungkap oleh R, pemilik akun Instagram @chardtogi_, yang menyebut kekasihnya menjadi salah satu korban dugaan pelecehan melalui pesan langsung (direct message/DM) Instagram. Menurutnya, laporan demi laporan terus berdatangan setelah kasus itu dipublikasikan.

"Awalnya hanya dari teman dekat pacar saya yang mengaku diganggu kakak tingkatnya. Setelah saya unggah bukti-bukti yang ada, ternyata banyak korban lain yang menghubungi saya," ujarnya.

R mengungkapkan, hingga saat ini sedikitnya 63 orang, terdiri dari 60 perempuan dan tiga laki-laki, telah mengaku menjadi korban dugaan tindakan tidak senonoh yang dilakukan CHS melalui media sosial.

Ia menjelaskan, modus yang diduga digunakan pelaku adalah mengirim pesan berisi ajakan dan percakapan bernuansa seksual kepada para korban melalui Instagram maupun TikTok.

"Isi pesannya mengarah pada pelecehan, mulai dari ajakan bertemu di mobil, berpelukan, berciuman hingga mengajak melakukan video call seksual," ungkapnya.

Menurut R, setelah dikonfrontasi, CHS sempat meminta maaf. Namun, pengakuan pelaku yang mengaku tidak mengetahui identitas korban justru memunculkan dugaan bahwa masih banyak korban lain yang belum berani melapor.

"Dari situ saya berpikir kemungkinan korbannya lebih dari satu. Setelah saya telusuri, ternyata memang ada korban-korban lain dan jumlahnya terus bertambah," katanya.

R juga menyebut para korban tidak hanya berasal dari lingkungan USU. Berdasarkan laporan yang diterimanya, dugaan pelecehan melalui media sosial itu juga menyasar mahasiswa dari sejumlah daerah lain seperti Jakarta, Surabaya, hingga Bali.

Menanggapi viralnya kasus tersebut, pihak Universitas Sumatera Utara meminta seluruh korban untuk segera melaporkan dugaan kekerasan seksual itu kepada Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) agar dapat diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

Langkah pelaporan dinilai penting agar kampus memiliki dasar melakukan pendalaman serta mengambil tindakan terhadap dugaan pelanggaran yang dilakukan mahasiswa bersangkutan.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Viral Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FEB USU, Korban Hingga 63 Orang | Monitor Indonesia