FIFA Tolak Permintaan Iran Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko

Jakarta, MI - FIFA menolak permintaan Iran untuk memindahkan laga Piala Dunia 2026 dari Amerika Serikat ke Meksiko. Otoritas sepak bola dunia itu memastikan seluruh jadwal pertandingan tetap berjalan sesuai rencana tanpa perubahan.
Wacana pemindahan sempat mencuat setelah pernyataan duta besar Iran di Meksiko yang menyebut adanya upaya relokasi laga fase grup. Namun, FIFA segera memberikan klarifikasi melalui pernyataan resminya.
FIFA menegaskan bahwa komunikasi dengan seluruh peserta, termasuk Iran, terus dilakukan. Meski demikian, jadwal yang telah diumumkan sebelumnya tetap menjadi acuan.
“FIFA secara rutin berkomunikasi dengan semua asosiasi anggota yang berpartisipasi, termasuk (Republik Islam) Iran, untuk membahas perencanaan Piala Dunia FIFA 2026. FIFA menantikan semua tim peserta bertanding sesuai jadwal pertandingan yang diumumkan pada 6 Desember 2025," tulis FIFA dikutip dari Fox News.
Iran dijadwalkan tampil di Amerika Serikat pada fase grup. Mereka akan menghadapi Selandia Baru di Inglewood, California pada 16 Juni, kemudian bertemu Belgia pada 21 Juni.
Laga terakhir fase grup akan mempertemukan Iran dengan Mesir di Seattle pada 26 Juni. Turnamen Piala Dunia 2026 berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli, digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Sebelumnya, Duta Besar Iran untuk Meksiko, Abolfazl Pasandideh, sempat mengusulkan agar pertandingan dipindahkan ke Meksiko, yang dianggap sebagai opsi paling aman bagi timnya. Namun, keputusan FIFA untuk tidak mengubah lokasi pertandingan sekaligus menutup spekulasi yang sempat berkembang.
Isu ini juga berkaitan dengan situasi geopolitik yang memanas. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sempat memberikan komentar terkait keikutsertaan Iran.
“Tim nasional sepak bola Iran diterima untuk tampil di Piala Dunia, tetapi saya tidak percaya itu tepat bagi mereka untuk berada di sana, demi keselamatan mereka sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Presiden FIFA Gianni Infantino menekankan bahwa Piala Dunia sebagai ajang pemersatu.
“Kita semua membutuhkan ajang seperti Piala Dunia FIFA untuk menyatukan orang-orang lebih dari sebelumnya, dan saya dengan tulus berterima kasih kepada Presiden Amerika Serikat atas dukungannya, karena itu menunjukkan sekali lagi bahwa sepak bola menyatukan dunia,” tuturnya.
Di tengah berbagai kekhawatiran, tim nasional Iran memastikan tetap ingin ambil bagian di turnamen tersebut. Mereka juga meminta jaminan keamanan dari FIFA dan pihak tuan rumah agar bisa bertanding dengan aman selama kompetisi berlangsung.
Topik:
