Jakarta, MI - Persib Bandung resmi berpisah dengan pelatih kepala Bojan Hodak setelah manajemen menerima pengunduran dirinya. Pelatih asal Kroasia itu memilih mundur demi memprioritaskan pemulihan kesehatannya serta kepentingan keluarganya.
Keputusan tersebut mengejutkan publik sepak bola nasional. Pasalnya, selama ditangani Bojan, Persib mampu tampil konsisten dan berkembang menjadi salah satu kekuatan utama di kompetisi sepak bola Indonesia.
Di bawah racikannya, Maung Bandung menunjukkan performa yang stabil dan bersaing di papan atas. Namun, kondisi kesehatan yang dialami Bojan membuatnya harus mengalihkan prioritas ke kehidupan pribadi.
Selama menangani Persib, mantan pelatih Kuala Lumpur City FC itu dikabarkan memang membutuhkan perhatian khusus.
Manajer Persib, Umuh Muchtar, memastikan proses perpisahan berlangsung secara baik. Menurut dia, manajemen memahami alasan di balik keputusan Bojan untuk mundur.
"Bojan mengundurkan diri secara baik-baik. Beliau alasannya pun juga jelas, tepat. Kita bisa mengerti ya. Bisa mengerti," ungkap Umuh Muchtar dilansir dari laman Republik Bobotoh.
Umuh menambahkan, selama menangani Persib Bandung, Bojan Hodak memang cukup sering menjalani pemeriksaan kesehatan.
"Dia kemarin pun juga selama ada di Persib ya sering bolak-balik pun juga kontrol Karena dia pun juga ada sakit," jelas Umuh.
Selain kondisi kesehatan, faktor keluarga juga menjadi alasan utama di balik keputusan Bojan. Pelatih asal Kroasia itu ingin mendampingi anaknya yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
"Jadi dia akan fokus juga untuk berobat. Fokus juga anaknya pun juga masuk perguruan tinggi. Jadi dia akan fokus," imbuhnya.
Kepergian Bojan pun meninggalkan kesan mendalam bagi Bobotoh maupun seluruh elemen tim. Sosoknya dianggap punya peran penting dalam membangkitkan performa dan prestasi Maung Bandung selama beberapa musim terakhir.

