Jakarta, MI– Sebanyak 1.000 pelari berusia 50 tahun ke atas memadati halaman Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta Pusat, dalam ajang Senior Happy Run 5K 2026, Minggu (12/7/2026). Mengusung tema "Healthy & Happiness", kegiatan ini menjadi lomba lari pertama di Jakarta yang dikhususkan bagi kalangan senior sebagai upaya mendorong gaya hidup sehat di usia lanjut.
Seluruh peserta menyelesaikan rute sejauh lima kilometer. Antusiasme yang tinggi menunjukkan bahwa olahraga lari tidak hanya menjadi tren di kalangan anak muda, tetapi juga semakin diminati para lansia yang ingin menjaga kebugaran dan kualitas hidup.
Ajang tersebut diselenggarakan oleh Paguyuban Pensiunan Pariwisata (Parapenspar), diorganisasi Beyond Run, serta mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Ketua Pembina Parapenspar, Sapta Nirwandar, mengatakan kegiatan ini digelar untuk menyediakan ruang bagi para pensiunan maupun aparatur sipil negara (ASN) yang masih aktif agar tetap memiliki aktivitas olahraga sekaligus memperluas interaksi sosial.
"Mereka juga butuh aktivitas sport yang juga sehat, perlu juga sosialisasi yang lebih horizontal dengan masyarakat, dengan para pensiunan," ujar Sapta.
Menurut Sapta, jumlah peserta yang mencapai sekitar 1.000 orang di penyelenggaraan perdana menjadi capaian di luar perkiraan panitia.
"Untuk pertama kali, ini (peserta) 1.000 orang kita, dan 1.000 orang ini juga cukup besar, dan kami nggak nyangka biasanya ratusan orang aja," katanya.
Sapta yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menuturkan, banyak peserta berusia di atas 60 hingga 70 tahun tetap mampu mengikuti lomba dengan penuh semangat. Hal itu menjadi bukti bahwa usia bukan penghalang untuk menjalani pola hidup aktif dan sehat.
"Jadi, sehat dan bahagia itu yang menjadi tujuan juga bagi senior," tegasnya.
Melalui Senior Happy Run 5K 2026, penyelenggara berharap semakin banyak masyarakat usia lanjut menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Selain meningkatkan kebugaran fisik, aktivitas tersebut juga dinilai mampu memperkuat interaksi sosial serta menjaga kesehatan mental para senior.**
