BREAKINGNEWS

1.000 Taruna Akmil Siap Terjun ke Sekolah Rakyat, Bentuk Disiplin dan Karakter Siswa

1.000 Taruna Akmil Siap Terjun ke Sekolah Rakyat, Bentuk Disiplin dan Karakter Siswa
1.000 Taruna Akmil Siap Terjun ke Sekolah Rakyat, Bentuk Disiplin dan Karakter Siswa

Jakarta, MI – Sebanyak 1.000 taruna Akademi Militer (Akmil) akan diterjunkan ke ratusan Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia untuk memperkuat pembinaan karakter, kedisiplinan, dan kerapian siswa.

Program yang melibatkan kerja sama Kementerian Sosial (Kemensos) dan TNI ini dijadwalkan mulai berjalan pada Agustus 2026.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengatakan, setiap Sekolah Rakyat nantinya akan didampingi lima taruna yang bertugas membimbing siswa maupun tenaga pendidik dalam aspek kedisiplinan sehari-hari.

“Di setiap Sekolah Rakyat akan ada lima taruna yang membimbing siswa dan guru, terutama dalam hal kerapian dan pembentukan karakter,” ujar Agus Jabo, Kamis (25/6/2026).

Program tersebut merupakan bagian dari penguatan pendidikan karakter yang sejak awal dirancang melibatkan unsur TNI dan Polri. Pemerintah menilai pembinaan kedisiplinan menjadi salah satu fondasi penting dalam mencetak generasi muda yang tangguh dan berdaya saing.

Menurut Agus, keterlibatan aparat negara dalam pembinaan siswa tidak bertentangan dengan kebijakan pemerintah dan justru sejalan dengan amanat Instruksi Presiden tentang penguatan Sekolah Rakyat.

Sementara itu, Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen R. Sidiharta Wisnu Graha memastikan pihaknya telah menyiapkan sekitar 1.000 personel taruna beserta pengasuh untuk mendukung program tersebut.

“Nanti kami siapkan seribu orang. Taruna yang diterjunkan berasal dari Tingkat I dan Tingkat II,” kata Wisnu.

Para taruna akan ditempatkan di 178 titik Sekolah Rakyat yang tersebar di berbagai daerah. Selama masa pembinaan, mereka akan memberikan pelatihan dasar yang menekankan budaya disiplin, kemandirian, dan tanggung jawab.

Materi yang diajarkan mencakup hal-hal sederhana namun mendasar, seperti cara menyetrika seragam dengan benar, merapikan tempat tidur dan seprei, menata lemari pakaian, hingga menyemir sepatu. Pemerintah meyakini kebiasaan kecil tersebut dapat membentuk karakter positif dalam kehidupan sehari-hari.

Hingga saat ini, Mabes TNI dan Kemensos masih mematangkan skema teknis pelaksanaan program. Jika seluruh persiapan selesai sesuai jadwal, pembinaan perdana akan dimulai pada awal Agustus dan berlangsung selama satu pekan.

Selain pembentukan karakter, program ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih tertib, disiplin, dan mampu melahirkan siswa-siswa dengan mental kuat serta etos kerja yang baik sejak dini.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

1.000 Taruna Akmil Siap Terjun ke Sekolah Rakyat, Bentuk Dis | Monitor Indonesia