Jakarta, MI– Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi memajukan jadwal pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SMA/SMK/MA dan sederajat. Jika sebelumnya dijadwalkan dibuka pada 18 Agustus, kini pendaftaran dimulai lebih awal, yakni 27 Juli 2026.
Perubahan jadwal tersebut diumumkan Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) sebagai bagian dari penyesuaian lini masa pelaksanaan TKA 2026. Masa pendaftaran akan berlangsung hingga 27 September 2026, sehingga peserta memiliki waktu sekitar dua bulan untuk menentukan mata pelajaran pilihan sesuai rencana studi maupun karier.
Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen, Rahmawati, mengatakan waktu pendaftaran yang lebih panjang diberikan agar siswa tidak terburu-buru menentukan mata pelajaran pilihan.
"Dalam rentang waktu yang ada, silakan dituntaskan," ujar Rahmawati.
Jadwal Lengkap TKA SMA/SMK 2026
Berdasarkan jadwal terbaru, tahapan pelaksanaan TKA 2026 meliputi:
Pendaftaran: 27 Juli–27 September 2026
Simulasi: 21–27 September 2026
Gladi bersih: 5–18 Oktober 2026
Pelaksanaan utama: 26 Oktober–8 November 2026
Pelaksanaan susulan: 16–29 November 2026
Pengumuman hasil: 23 Desember 2026
Format Ujian Dirombak
Pelaksanaan TKA tahun ini juga membawa sejumlah perubahan. Mata pelajaran wajib tidak lagi diujikan dalam satu hari, melainkan satu mata pelajaran setiap hari selama empat hari pelaksanaan. Kebijakan ini diambil setelah banyak siswa mengeluhkan beban ujian yang terlalu padat pada pelaksanaan sebelumnya.
Selain itu, TKA akan terintegrasi dengan Asesmen Nasional (AN) sehingga peserta tidak perlu menjalani dua pelaksanaan asesmen secara terpisah.
Kemendikdasmen juga mengurangi jumlah soal Matematika wajib dari 30 menjadi 25 soal, namun waktu pengerjaan tetap 75 menit. Perubahan ini merupakan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan TKA tahun sebelumnya yang dinilai memberi waktu pengerjaan terlalu sempit.
Perubahan lain yang cukup signifikan adalah bertambahnya jumlah mata pelajaran pilihan. Tahun ini peserta dapat memilih dua mata pelajaran dari total 69 pilihan yang tersedia.
Selain mata pelajaran umum seperti Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Sejarah, Geografi, Bahasa Jepang, Bahasa Mandarin, Bahasa Arab, Bahasa Prancis, hingga Bahasa Jerman, Kemendikdasmen juga menambahkan 50 mata pelajaran program keahlian vokasi khusus bagi siswa SMK.**
