BREAKINGNEWS

4.770 Kursi Sekolah Kedinasan 2026 Diburu! Cek Syarat Ketat IPDN, STAN hingga STIN

4.770 Kursi Sekolah Kedinasan 2026 Diburu! Cek Syarat Ketat IPDN, STAN hingga STIN
Sekolah kedinasan

Jakarta, MI— Pemerintah membuka 4.770 formasi sekolah kedinasan 2026 yang tersebar di sembilan instansi. Namun, peluang menjadi taruna atau mahasiswa kedinasan tidak bisa diraih hanya dengan mengandalkan ijazah. Calon peserta harus memenuhi sejumlah syarat ketat, mulai dari usia, nilai akademik, hingga tinggi badan.

Formasi tersebut tersebar di IPDN 1.410 kursi, PKN STAN 1.000, sekolah kedinasan Kemenhub 891, Politeknik Statistika STIS 564, Poltekimipas 375, Poltekpin 250, STMKG 130, STIN 100, serta Poltek SSN 50 formasi.

Setiap sekolah kedinasan memiliki aturan berbeda. Karena itu, kesalahan membaca persyaratan administrasi bisa langsung menggugurkan peluang peserta sejak tahap awal.

Kemenhub Paling Banyak, Syarat Usia dan Tinggi Badan Ketat

Sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan menjadi salah satu pilihan dengan kuota besar. Peserta harus berusia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun pada 1 September 2026.

Untuk tinggi badan, peserta pria minimal 160 cm, sedangkan wanita minimal 155 cm. Khusus sejumlah program studi tertentu di bidang penerbangan, batasnya lebih tinggi, yakni 165 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita.

Persyaratan nilai juga tidak bisa dianggap ringan. Peserta yang sudah memiliki ijazah harus memiliki nilai rata-rata ujian minimal 70,00 pada skala 10–100. Sementara peserta jalur khusus orang asli Papua mendapat batas minimal 65,00.

Poltek SSN Wajib Nilai Matematika dan Bahasa Inggris 80

Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) menetapkan batas usia 17-21 tahun pada 31 Desember 2026.

Calon peserta dari SMA/MA dapat berasal dari jurusan IPA untuk sekolah yang belum menerapkan Kurikulum Merdeka. Lulusan SMK dari bidang elektronika serta teknologi informasi dan komunikasi juga dapat mendaftar sesuai ketentuan program studi.

Syarat akademiknya cukup tegas. Nilai rata-rata Matematika dan Bahasa Inggris semester IV dan V minimal 80.

Peserta juga harus memenuhi ketentuan fisik dengan tinggi minimal 160 cm bagi pria dan 150 cm bagi wanita, serta memiliki berat badan yang seimbang.

STIN Pasang Standar Nilai 85

Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) menetapkan usia peserta paling rendah 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada 31 Desember 2026.

Dari sisi akademik, standar yang dipatok lebih tinggi. Lulusan 2024, 2025, dan 2026 harus memiliki nilai rata-rata ijazah minimal 85.

Tidak hanya nilai rata-rata. Nilai Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya juga harus mencapai minimal 85.

Bagi lulusan 2026 yang belum memperoleh ijazah, nilai rata-rata rapor semester 1 hingga semester 5 harus minimal 85.

Untuk tinggi badan, STIN mengutamakan peserta pria minimal 165 cm dan wanita 160 cm. Namun, peserta dengan tinggi di bawah ketentuan masih dapat memenuhi persyaratan apabila memiliki prestasi atau kemampuan tertentu yang dapat dibuktikan dalam seleksi.

Besarnya jumlah formasi tidak otomatis membuat peluang masuk sekolah kedinasan menjadi mudah. Persyaratan administrasi yang berbeda di setiap instansi membuat calon peserta harus benar-benar mencermati ketentuan sebelum mendaftar.

Sekolah kedinasan selama ini menjadi salah satu jalur pendidikan favorit karena menawarkan pendidikan khusus sekaligus peluang karier di instansi pemerintah maupun sektor tertentu.

Namun, untuk 2026, peserta harus datang dengan persiapan lengkap. Usia, nilai akademik, tinggi badan, jurusan, hingga dokumen pendukung menjadi pintu pertama yang menentukan apakah peserta bisa melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

4.770 Kursi Sekolah Kedinasan 2026 Diburu! Cek Syarat Ketat IPDN, STAN hingga STIN | Monitor Indonesia