Jakarta, MI - Pengamat politik Rocky Gerung menilai sejumlah nama baru berpeluang menjadi calon wakil presiden (cawapres) untuk mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada Pilpres 2029. Salah satu figur yang disebutnya adalah Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara.
Menurut Rocky, selama ini publik lebih banyak menyoroti nama-nama seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Gibran Rakabuming Raka sebagai kandidat potensial pendamping Prabowo. Namun, ia menilai peluang tidak seharusnya hanya terbatas pada tokoh-tokoh tersebut.
Dalam perbincangan di kanal YouTube Total Politik yang dikutip pada Rabu (17/6/2026), Rocky menyebut Sherly Tjoanda bisa menjadi salah satu figur alternatif yang layak diperhitungkan.
"Gubernur Maluku Utara bisa jadi figur baru, atau siapa aja. Kita mesti kasih peluang itu juga, bahwa enggak harus AHY, enggak harus segala macem," ujarnya.
Menurut Rocky, kompetisi politik yang sehat seharusnya muncul karena adanya dukungan dan harapan dari masyarakat, bukan semata-mata karena ambisi pribadi seorang tokoh.
Salah satu nama yang belakangan mendapat perhatian adalah Sherly Tjoanda. Dalam survei nasional yang dirilis lembaga Muda Bicara ID, Sherly dinobatkan sebagai gubernur dengan kinerja terbaik pada Kuartal I 2026 berdasarkan penilaian generasi muda.
Dalam survei tersebut, Sherly meraih dukungan 18,50%, mengungguli Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (17,30%) dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (17,10%).
Survei dilakukan sepanjang Maret 2026 terhadap 800 responden berusia 17 hingga 40 tahun dari berbagai wilayah di Indonesia menggunakan metode Computer Assisted Self Interview (CASI).
Generasi muda menilai Sherly memiliki gaya kepemimpinan yang adaptif dan inklusif, serta aktif berkomunikasi dengan masyarakat melalui berbagai platform digital.

