Jakarta, MI - Dimasa Presiden Prabowo Subianto, anggaran pendidikan, khususnya untuk anggaran riset atau penelitian sudah lebih baik dan tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Namun demikian, Anggota Komisi X DPR RI, La Tinro La Tunrung meminta anggaran riset atau penelitian untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) perlu ditingkatkan lagi.
"Sebenarnya sudah tinggi dibanding tahun-tahun lalu. Cuma masih diperlukan atau "gaspol" kalau dibandingkan negara-negara lain. Tapi trend sudah bagus dan ada peningkatan. Yang jadi masalah kalau dibanding negara lain, sangat kecil," kata La Tinro kepada monitorindonesia.com, Senin (29/6/2026).
Ia meyakini, bila anggaran untuk riset atau penelitian untuk perguruan tinggi negeri ditingkatkan, akan melahirkan inovasi, karya, dan tentunya memiliki karir yang baik.
"Yang paling penting menurut saya adalah bagaimana riset/penelitian mereka ditingkatkan anggarannya karena dianggap masih kurang. Contoh penelitan seperti di ITB, kalau dibandingkan dengan Malaysia, berbeda sangat jauh, dibandingkan lagi dengan jepang, uang penelitiannya 10 kali lebih tinggi. Jadi perlu ditambah anggaran untuk riset supaya muncul sesuatu hilirisasi, bisa mempunyai inovasi, punya karir yang baik," kata politisi Gerindra itu.
Terkait kualitas perguruan tinggi di Indonesia, ia mengaku tak kalah jauh dari universitas di luar negeri. Bahkan, UGM, sebutnya, sudah mampu bersaing di tingkat internasional. "Kalau Perguruan Tinggi Negeri pada umumnya bagus, ada peningkatan, seperti UGM, banyak yang sudah bagus. Cuma belum masuk 20 besar, tapi sudah masuk 100 dunia lah, mulai tampaklah kenaikannya," ungkap La Tinro.
