BREAKINGNEWS

Calon Emiten IPO di 2026, BEI: Bukan BUMN dan Tidak Bagian dari Konglomerasi

Calon Emiten IPO di 2026, BEI: Bukan BUMN dan Tidak Bagian dari Konglomerasi
Ilustrasi papan saham di BEI. (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkap profil perusahaan yang saat ini masuk dalam antrean penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pada 2026.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna menyampaikan dari total 12 perusahaan dalam pipeline IPO, mayoritas berasal dari kelompok usaha baru yang sebelumnya belum tercatat di pasar modal.

"Perusahaan-perusahaan tersebut bukan bagian dari konglomerasi besar yang sudah dikenal, melainkan pemain baru yang mulai masuk ke bursa," kata dia di Jakarta, seperti dikutip Jumat (3/4/2026).

Selain itu, hingga saat ini belum ada perusahaan BUMN yang masuk dalam antrean IPO. Padahal, kehadiran emiten BUMN biasanya menjadi daya tarik tersendiri dan mampu mendorong penghimpunan dana di pasar modal.

Dari sisi sektor, calon emiten yang akan melantai di bursa berasal dari berbagai industri, dengan dominasi sektor konsumsi non-primer.

Secara rinci, terdapat tiga perusahaan dari sektor consumer non-cyclicals, dua dari sektor kesehatan, dua dari infrastruktur, dan dua dari teknologi.

Sedangkan masing-masing satu perusahaan berasal dari sektor energi, keuangan, serta transportasi dan logistik.

Di sisi lain, belum ada calon emiten dari sektor bahan baku, consumer cyclicals, industri, maupun properti dan real estate.

Nyoman menegaskan bahwa komposisi ini menunjukkan tidak adanya dominasi dari sektor tertentu, sehingga mencerminkan keragaman industri dalam pipeline IPO tahun ini.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru

Calon Emiten IPO di 2026 Bukan Datang dari Konglomerasi | Monitor Indonesia