BREAKINGNEWS

BEI Gembok Saham TIRT, Kenapa?

Ilustrasi Saham
Ilustrasi saham. (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - Saham PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT) mengalami lonjakan harga yang cukup tinggi. Hal itu membuat PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengambil langkah penghentian sementara perdagangan (suspensi). 

BEI melakukan suspense saham TIRT mulai sesi I perdagangan Senin, 2 Maret 2026, hingga ada pengumuman lebih lanjut dari bursa.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono menjelaskan, suspensi dilakukan menyusul kenaikan harga kumulatif yang signifikan dan sebagai bentuk perlindungan bagi investor.

Pada perdagangan Jumat (27/2/2026), saham TIRT ditutup naik 6,95% ke level Rp1.000. Dalam sepekan, saham ini telah melonjak 41,84%, bahkan melonjak 114,59% dalam sebulan terakhir.

"Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham TIRT, BEI memandang perlu melakukan penghentian sementara perdagangan mulai sesi I pada 2 Maret 2026 sampai dengan pengumuman bursa lebih lanjut," kata dia dalam keterangan resminya, Senin (2/3/2026).

Dia menambahkan, suspensi diberlakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Kebijakan ini bertujuan memberi waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mencermati informasi yang tersedia sebelum mengambil keputusan investasi.

Dia pun mengimbau investor dan pihak terkait untuk memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.

"Dengan adanya suspensi ini, investor diharapkan lebih berhati-hati dan mempertimbangkan risiko di tengah volatilitas harga yang tinggi," jelas Aji.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru

BEI Gembok Saham TIRT, Kenapa? | Monitor Indonesia