Pendapatan Anjlok 92%, Merdeka Gold Resources Alami Rugi USD27,49 Juta pada 2025

Jakarta, MI - Kinerja keuangan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) sepanjang 2025 mengalami tekanan cukup besar. Perseroan membukukan rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar USD27,49 juta, meningkat 116,47% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar USD12,69 juta.
Mengutip laporan keuangan perseroan di keterbukaan informasi BEI, Kamis (12/3/2026), peningkatan kerugian tersebut terutama dipicu oleh penurunan pendapatan yang sangat tajam. Sepanjang 2025, EMAS hanya mencatat pendapatan sebesar USD131,96 ribu, merosot 92,45% dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai USD1,74 juta.
Seluruh pendapatan tersebut berasal dari segmen penyewaan alat berat kepada pihak berelasi, yakni PT Merdeka Mining Servis.
Di sisi lain, beban pokok pendapatan tercatat sebesar USD277,95 ribu, lebih rendah dibandingkan tahun 2024 yang mencapai USD1,18 juta.
Meski demikian, perseroan tetap mencatat rugi kotor sebesar USD145,99 ribu, berbalik dari periode sebelumnya yang masih mencatat laba kotor sebesar USD569,56 ribu.
Tekanan kinerja juga terlihat dari sisi operasional. Beban umum dan administrasi melonjak tajam menjadi USD9,48 juta, dari sebelumnya USD1,01 juta. Akibatnya, rugi usaha perusahaan meningkat signifikan menjadi USD9,63 juta, dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar USD449,79 ribu.
Sedangkan dari sisi neraca keuangan, total aset EMAS tercatat sebesar USD740,63 juta, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar USD529,72 juta. Dengan porsi liabilitas dan ekuitas masing-masing menjadi USD359,70 juta dan USD380,93 juta.
Topik:
