Lebaran 2026 Aman dari Krisis Listrik, Daya Pasok Nasional Capai 51.000 MW

Jakarta, MI - Pemerintah memastikan pasokan listrik nasional dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Ramadan hingga Idulfitri 2026.
Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan dan Idulfitri 2026, Erika Retnowati mengatakan sistem ketenagalistrikan nasional memiliki cadangan daya yang cukup besar untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan listrik saat Lebaran.
Menurutnya, pada saat perayaan Lebaran 2026, beban puncak listrik diperkirakan mencapai sekitar 31.000 Megawatt (MW). Sementara itu, daya mampu pasok sistem kelistrikan nasional mencapai 51.000 MW.
"Artinya terdapat cadangan daya sekitar 16.000 MW atau sekitar 48% dari total pasokan, sehingga sistem kelistrikan nasional dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," kata dia dalam keterangan resminya, seperti diberitakan Sabtu (14/3/2026).
Sementara itu, sistem kelistrikan Sistem Jawa-Madura-Bali yang menjadi tulang punggung pasokan listrik nasional juga berada dalam kondisi normal dan andal.
"Berdasarkan pemantauan aliran daya, beban puncak siang di sistem Jamali tercatat sekitar 34.377 MW, sedangkan beban puncak malam sekitar 34.308 MW," ujar Erika yang saat ini menjabat sebagai Kepala BPH Migas.
PLN Siapkan Infrastruktur Kendaraan Listrik
Untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama arus mudik, PT PLN (Persero) juga menyiapkan infrastruktur pengisian kendaraan listrik di jalur utama Trans Sumatra-Jawa-Bali.
PLN menyediakan 1.681 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 994 lokasi, dengan dukungan lebih dari 5.000 petugas yang bersiaga selama 24 jam.
Selain itu, disiapkan pula 15 unit SPKLU mobile di jalur Jamali untuk mengantisipasi kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik di titik-titik dengan mobilitas tinggi.
Dari sisi kesiapan operasional, PLN juga menyiagakan sekitar 72.053 personel serta berbagai peralatan pendukung seperti genset, uninterruptible power supply (UPS), unit gardu bergerak (UGB), posko siaga, hingga mobil crane yang tersebar di berbagai wilayah.
Topik:
