Mudik Lebaran 2026, PLN Siapkan 1.681 SPKLU di Jalur Trans Sumatra-Jawa-Bali

Jakarta, MI - Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan dan Idulfitri 2026, Erika Retnowati menyatakan, ada ribuan fasilitas pengisian kendaraan listrik untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026.
Dia menyebut, PT PLN (Persero) menyiapkan ribuan fasilitas pengisian kendaraan listrik untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026.
PLN menyediakan 1.681 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 994 lokasi di sepanjang jalur utama Trans Sumatra-Jawa-Bali.
"Seluruh fasilitas tersebut didukung oleh lebih dari 5.000 petugas yang bersiaga selama 24 jam guna memastikan layanan pengisian daya berjalan lancar bagi pengguna kendaraan listrik," kata dia dalam keterangan resminya, seperti diberitakan Sabtu (14/3/2026).
Selain SPKLU statis, PLN juga menyiapkan 15 unit SPKLU mobile di jalur Sistem Jawa-Madura-Bali (Jamali) untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan pengisian daya di titik-titik dengan mobilitas tinggi selama periode mudik.
Dari sisi kesiapan operasional, PLN menyiagakan sekitar 72.053 personel yang dilengkapi berbagai peralatan pendukung seperti genset, uninterruptible power supply (UPS), unit gardu bergerak (UGB), posko siaga, hingga mobil crane yang tersebar di berbagai wilayah operasional.
Erika juga menyatakan sistem ketenagalistrikan nasional memiliki cadangan daya yang cukup untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan listrik saat Lebaran.
Menurutnya, beban puncak listrik saat Idulfitri diperkirakan mencapai sekitar 31.000 Megawatt (MW), sementara daya mampu pasok sistem kelistrikan nasional mencapai 51.000 MW.
“Artinya terdapat cadangan daya sekitar 16.000 MW atau sekitar 48% dari total pasokan, sehingga sistem kelistrikan nasional dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Erika.
Dia menambahkan, sistem kelistrikan Jamali yang menjadi tulang punggung pasokan listrik nasional juga berada dalam kondisi normal dan andal.
Berdasarkan pemantauan, beban puncak siang di sistem Jamali tercatat sekitar 34.377 MW, sedangkan beban puncak malam sekitar 34.308 MW.
Dengan kesiapan infrastruktur listrik dan SPKLU tersebut, dia berharap perjalanan masyarakat selama mudik Lebaran 2026, termasuk pengguna kendaraan listrik, dapat berlangsung lebih lancar dan nyaman.
Topik:
