BREAKINGNEWS

Direksi hingga Komisaris BCA Borong Saham, Ada Sinyal Apa?

Direksi hingga Komisaris BCA Borong Saham, Ada Sinyal Apa?
Bank BCA. (Foto: Dok. MI)

Jakarta, MI - Jajaran petinggi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau Bank BCA kompak membeli saham perseroan dalam jumlah besar pada 25 Maret 2026. Total sebanyak 3,74 juta saham diborong di harga Rp6.982 per saham, dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp26,1 miliar.

Aksi ini melibatkan sejumlah nama penting di Bank BCA, mulai dari Presiden Direktur Gregory Hendra Lembong, Wakil Presiden Direktur John Kosasih, hingga para direktur seperti Vera Eve Lim, Santoso, dan Subur Tan. Dari jajaran komisaris, Tonny Kusnadi juga ikut dalam aksi pembelian ini.

"Seluruh transaksi tersebut dilakukan untuk tujuan investasi jangka panjang dengan kepemilikan saham secara langsung," tulis manajemen Bank BCA sebagaimana dikutip dalam keterbukaan informasi pada Kamis (26/3/2026).

Dari seluruh nama tersebut, Hendra Lembong menjadi pembeli paling agresif dengan mengakumulasi 1.135.639 saham senilai Rp7,92 miliar. Setelah transaksi ini, total kepemilikannya meningkat menjadi 2.666.921 saham.

John Kosasih juga menambah kepemilikan secara signifikan dengan membeli 626.237 saham senilai Rp4,37 miliar, sehingga total saham yang dimilikinya kini mencapai 1.720.729 lembar.

Sementara itu, Vera Eve Lim membeli 549.859 saham senilai Rp3,83 miliar dan kini mengantongi 3.281.460 saham. Santoso turut menambah kepemilikan melalui pembelian 495.034 saham senilai Rp3,45 miliar, sehingga total sahamnya menjadi 3.764.062 lembar.

Subur Tan atau Tan Ho Hien juga tidak ketinggalan dengan membeli 618.958 saham senilai Rp4,32 miliar. Kepemilikannya kini meningkat menjadi 11.788.002 saham.

Dari jajaran komisaris, Tonny Kusnadi membeli 317.892 saham senilai Rp2,21 miliar, sehingga total kepemilikannya naik menjadi 7.819.950 saham.

Aksi borong saham oleh para petinggi Bank BCA ini umumnya dipandang sebagai sinyal kepercayaan terhadap prospek perusahaan ke depan. Meski demikian, investor tetap disarankan untuk mencermati langkah ini secara bijak sebelum mengambil keputusan investasi.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru

Direksi hingga Komisaris BCA Borong Saham, Ada Sinyal Apa? | Monitor Indonesia