BREAKINGNEWS

Disuntik Dana Terus, Garuda Indonesia Tetap Rugi dan Jadi Beban Negara

Disuntik Dana Terus, Garuda Indonesia Tetap Rugi dan Jadi Beban Negara
Pesawat Garuda Indonesia. (Foto: Dok Istimewa)

Jakarta, MI - Kondisi keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) kembali menjadi sorotan. Meski berulang kali mendapat suntikan dana dari negara, maskapai pelat merah ini dinilai belum mampu keluar dari tekanan kerugian.

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah menyebut Garuda Indonesia telah merugi terus menerus selama 10 tahun terakhir. Setiap kali mengalami tekanan keuangan, perusahaan kembali mendapat dukungan dana dari APBN.

Namun, suntikan dana tersebut dinilai belum memberikan hasil yang signifikan. Kerugian tetap berulang setiap tahun, bahkan di tahun 2025 mencapai USD319,39 juta atau setara Rp5,4 triliun, melonjak tajam dibanding rugi USD69,77 juta di 2024," kata dia kepada Monitorindonesia.com, Jumat (3/4/2026).

Menurutnya, pola ini justru membuat Garuda Indonesia menjadi beban bagi keuangan negara. Alih-alih membaik, perusahaan dinilai tidak menunjukkan prospek yang jelas untuk pulih dalam jangka panjang.

Dia menilai, kebijakan penyelamatan melalui suntikan dana yang terus-menerus tanpa perbaikan mendasar berpotensi tidak efektif. Selain tidak mendorong efisiensi, kondisi ini juga dinilai tidak memberikan pembelajaran bagi pengelolaan perusahaan negara.

Lebih lanjut dia menyatakan, persoalan tersebut disebut tidak hanya berkaitan dengan aspek keuangan, tetapi juga tata kelola perusahaan. 

"Intervensi politik dan lemahnya pengawasan dinilai menjadi faktor yang memperparah kondisi Garuda Indonesia," tegas dia.

Fenomena Garuda Indonesia ini serupa juga disebut terjadi di sejumlah BUMN lain, seperti PT Pertamina (Persero), yang mendapat intervensi dari kalangan partai politik.

Dengan kondisi tersebut, Trubus menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap strategi penyelamatan perusahaan, agar tidak terus membebani keuangan negara tanpa hasil yang jelas.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru

Disuntik Dana Terus, Garuda Indonesia Tetap Rugi | Monitor Indonesia