BREAKINGNEWS

9 Emiten Diminta Berbenah, Saham Dikuasai Segelintir Pihak

9 Emiten Diminta Berbenah, Saham Dikuasai Segelintir Pihak
Bursa Efek Indonesia (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sekitar 9 emiten masuk dalam daftar high shareholding concentration (HSC), yakni kepemilikan saham yang terkonsentrasi pada segelintir pihak.

Dalam pengumuman yang dirilis pada Kamis (9/4/2026), sejumlah saham milik grup konglomerasi disebut masuk kategori HSC, seperti Barito Group hingga Sinar Mas Group.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, mengatakan pihaknya telah meminta emiten terkait untuk mengambil langkah perbaikan agar struktur kepemilikan saham menjadi lebih merata. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan pasar dan melindungi investor.

"Once ada saham yang masuk ke pengumuman highly shareholder concentration, maka kewajiban perusahaan itu adalah melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan untuk apa? Meyakinkan bahwa tidak terkonsentrasi lagi struktur kepemilikannya," tutur Nyoman kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).

Nyoman menyebut, tindakan korporasi yang bisa dilakukan emiten terkait berupa penerbitan saham baru atau right issue hingga pelepasan saham yang dimiliki pihak-pihak terkait. 

Ia menambahkan, pengungkapan HSC ini mengacu pada praktik global, salah satunya di Hong Kong. 

"Kalau kita menerapkan hal ini, bukan hanya domestik yang percaya, tapi asing juga akan bertambah trust-nya ke kita. Itu yang kita harapkan nanti untuk jangka panjang. Akan lebih banyak lagi investasi ke kita. Karena apa? Kita lebih transparan," ungkap Nyoman.

Per 2 April 2026, tercatat ada 9 emiten yang masuk kategori HSC. Di antaranya adalah:

  1. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) milik Prajogo Pangestu dengan struktur kepemilikan yang dikuasai segelintir pihak sebesar 97,31% dari total saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat
  2. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) milik Sinar Mas Group dengan struktur kepemilikan yang dikuasai segelintir pihak sebesar 95,76% dari total saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat
  3. PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) dengan struktur kepemilikan saham oleh segelintir pihak sebesar 95,35%
  4. PT Rockfields Properti Indonesia (ROCK) dengan tingkat terkonsentrasi sebesar 99,85%
  5. PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) dengan tingkat HSC sebesar 95,94%
  6. PT Ifishdeco Tbk (IFSH) dengan tingkat terkonsentrasi sebesar 99,77%
  7. PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) dengan tingkat konsentrasi tinggi sebesar 98,35%
  8. PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) dengan konsentrasi 97,75%
  9. PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) dengan tingkat HSC sebesar 95,47%.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru