Rugi KFC (FAST) Tembus Rp369 Miliar di 2025

Jakarta, MI - PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) masih mencatatkan kerugian pada 2025, meski kinerjanya menunjukkan perbaikan dibanding tahun sebelumnya.
FAST merupakan perusahaan perusahaan pemegang waralaba tunggal merek KFC dan Taco Bell di Indonesia. Perusahaan ini bermarkas di Jakarta, Indonesia dan didirikan pada tahun 1978 oleh keluarga Gelael.
Berdasarkan laporan keuangan dari keterbukaan informasi BEI, Minggu (19/4/2026), KFC mengalami rugi tahun berjalan sebesar Rp369 miliar, turun dari kerugian Rp789 miliar pada 2024. Rugi usaha juga mengecil menjadi Rp312 miliar dari sebelumnya yang lebih besar di tahun lalu.
Dari sisi pendapatan, FAST mencatatkan angka Rp4,88 triliun, naik tipis dari Rp4,87 triliun pada tahun sebelumnya. Perusahaan juga berhasil menekan beban pokok penjualan menjadi Rp1,99 triliun dari Rp2,03 triliun.
Namun, beban operasional KFC, seperti biaya penjualan, distribusi, serta beban umum dan administrasi masih cukup besar dan terus menekan kinerja keuangan perusahaan.
Di sisi neraca, total aset FAST meningkat menjadi Rp4,9 triliun dari Rp3,5 triliun. Liabilitas juga naik menjadi Rp4,5 triliun, sementara ekuitas tercatat Rp435 miliar, naik dari Rp127 miliar.
Meski kerugian mulai menyusut, tekanan dari beban operasional masih menjadi tantangan utama bagi perusahaan untuk kembali mencetak laba.
Topik:
