Blibli (BELI) Grup Djarum Rugi Rp303 Miliar di Awal 2026

Jakarta, MI - PT Global Digital Niaga Tbk atau Blibli (BELI) yang merupakan bagian dari Grup Djarum masih belum lepas dari tekanan kerugian pada kuartal I-2026.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dikutip Jumat (1/5/2026), perusahaan mencatat rugi sebesar Rp303 miliar, meski angka ini sudah membaik dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp638 miliar.
Di sisi lain, kinerja pendapatan justru menunjukkan pertumbuhan kuat. Penjualan bersih melonjak hampir 67% menjadi Rp7,83 triliun dari sebelumnya Rp4,69 triliun. Namun, kenaikan pendapatan ini juga diiringi lonjakan biaya, terutama beban pokok penjualan yang naik signifikan menjadi Rp6,65 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp3,82 triliun.
Meski begitu, laba kotor tetap meningkat menjadi Rp1,18 triliun dari Rp874 miliar. Kerugian operasional pun berhasil ditekan cukup dalam, dari Rp582 miliar menjadi Rp204 miliar.
Beberapa beban masih menjadi tekanan, seperti beban penjualan dan biaya keuangan yang meningkat masing-masing jadi Rp533,92 miliar dan Rp69,06 miliar. Selain itu, beban pajak penghasilan juga ikut naik menjadi Rp40,09 miliar, sehingga laba belum mampu berbalik positif.
Dari sisi keuangan, total aset perusahaan naik menjadi Rp18,63 triliun dari Rp17,8 triliun pada akhir 2025. Namun, liabilitas juga ikut meningkat menjadi Rp9,47 triliun. Sementara itu, ekuitas sedikit turun menjadi Rp9,15 triliun dan defisit perusahaan bertambah menjadi Rp28,6 triliun.
Topik:
