BREAKINGNEWS

IHSG Diproyeksikan Melemah Sepanjang Hari Ini

IHSG Diproyeksikan Melemah Sepanjang Hari Ini
Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Foto: Dok. MI)

Jakarta, MI - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berpotensi melanjutkan pelemahan pada perdagangan Selasa (19/5/2026), setelah sehari sebelumnya ditutup turun 1,85 persen ke level 6.599,2.

Dalam risetnya, Phintraco Sekuritas menyebut tekanan terhadap IHSG dipicu kombinasi sentimen global yang negatif dan pelemahan nilai tukar rupiah.

"Mayoritas bursa saham Asia tercatat melemah pada perdagangan Senin akibat meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap tensi geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran," tulis riset Phintraco Sekuritas.

Selain itu, kenaikan harga minyak dunia kembali memicu kekhawatiran inflasi global, yang ikut menekan sentimen investor di pasar keuangan.

Di sisi lain, rupiah ditutup melemah 0,4 persen ke level Rp17.668 per dolar AS, sekaligus menjadi posisi penutupan terendah sepanjang sejarah.

Tekanan terhadap rupiah juga memunculkan spekulasi bahwa Bank Indonesia berpotensi menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate dalam Rapat Dewan Gubernur yang berlangsung pada 19-20 Mei 2026.

Sementara itu, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih rawan melanjutkan koreksi dan berpotensi menguji area support di kisaran 6.307 hingga 6.379.

Untuk perdagangan hari ini, MNC Sekuritas merekomendasikan lima saham yang layak dicermati trader, yakni PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), dan PT Sinergi Digital Global Mulia Tbk (XKID).

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru

IHSG Diproyeksikan Melemah Sepanjang Hari Ini | Monitor Indonesia