BREAKINGNEWS

OJK Beri Insentif DHE SDA, Dana Ekspor Jadi Jaminan Kredit

OJK Beri Insentif DHE SDA, Dana Ekspor Jadi Jaminan Kredit
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi. (Foto: Dok Istimewa)

Jakarta, MI - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyiapkan sejumlah insentif untuk mendukung penerapan kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA). Salah satu insentif yang diberikan adalah memperbolehkan dana DHE SDA digunakan sebagai agunan tunai atau jaminan kredit di perbankan.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi mengatakan dana DHE SDA dapat dijadikan agunan selama memenuhi ketentuan yang diatur dalam regulasi OJK terkait kualitas aset bank umum.

Kebijakan tersebut berlaku bagi bank umum konvensional, bank syariah, maupun unit usaha syariah.

“OJK akan memberikan dukungan melalui sejumlah insentif. Salah satunya, dana DHE SDA dapat diperlakukan sebagai agunan tunai sepanjang memenuhi persyaratan yang berlaku,” ujar Friderica di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Selain itu, OJK juga memberikan kelonggaran dalam penghitungan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK). Kredit yang dijamin dengan dana DHE SDA dan memenuhi syarat tertentu nantinya dapat dikecualikan dari perhitungan BMPK.

Menurut dia, kebijakan ini bertujuan menjaga kemampuan perbankan dalam menyalurkan pembiayaan kepada dunia usaha di tengah penerapan aturan baru terkait DHE SDA.

“Ini merupakan bentuk dukungan agar implementasi kebijakan DHE SDA tetap memberi ruang bagi perbankan untuk mendukung pembiayaan dunia usaha tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian,” ungkap Wanita yang akrab disapa Kiki ini.

Sebagai tindak lanjut, OJK akan mengirimkan surat kepada seluruh direksi bank umum terkait bentuk dukungan regulator terhadap implementasi Peraturan Pemerintah mengenai DHE SDA.

Surat tersebut juga akan mengatur kebutuhan data dan informasi yang diperlukan kementerian maupun lembaga terkait dalam pelaksanaan kebijakan tersebut.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru

OJK Beri Insentif DHE SDA, Dana Ekspor Jadi Jaminan Kredit | Monitor Indonesia