BREAKINGNEWS

IHSG Diprediksi Uji Level 6.000 pada Akhir Pekan Ini

IHSG Diprediksi Uji Level 6.000 pada Akhir Pekan Ini
Papan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Foto: Dok. MI)

Jakarta, MI - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan melemah pada perdagangan Jumat, 22 Mei 2026, setelah sehari sebelumnya anjlok 3,54 persen dan ditutup di level 6.094,9.

Phintraco Sekuritas menilai tekanan jual di pasar masih cukup besar sehingga IHSG berpotensi turun menguji level psikologis 6.000.

Dalam risetnya, Phintraco menyebut seluruh sektor saham mengalami pelemahan pada perdagangan kemarin. Tekanan terbesar terjadi pada sektor energi yang turun hingga 6,91 persen.

Pelemahan sektor energi dipicu oleh turunnya harga minyak dunia serta kebijakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang meminta seluruh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) migas menyerahkan hak partisipasi 10 persen kepada pemerintah daerah.

"Sentimen negatif lainnya datang dari kebijakan pemerintah terkait ekspor komoditas seperti CPO dan batu bara yang nantinya dilakukan melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia," tulis riset Phintraco Sekuritas. 

Selain itu, kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate juga ikut menekan saham-saham sektor perbankan dan pertambangan.

Pasar juga dibayangi isu margin call yang menyeret saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), sehingga menambah tekanan terhadap IHSG.

Di sisi lain, nilai tukar rupiah turut melemah 0,07 persen ke level Rp17.667 per dolar AS.

“Secara teknikal, IHSG sudah menutup gap di area 6.092. Jika tekanan jual berlanjut, IHSG berpotensi menguji level 6.000. Support kuat berikutnya berada di level 5.882,” tulis Phintraco Sekuritas.

Sementara itu, MNC Sekuritas memperkirakan area koreksi berikutnya berada di kisaran 5.899 hingga 5.999.

Untuk perdagangan hari ini, MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham untuk dicermati, yaitu BBCA, HMSP, PGAS, dan WIIM.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru

IHSG Diprediksi Uji Level 6.000 pada Akhir Pekan Ini | Monitor Indonesia