BREAKINGNEWS

Bank Mandiri Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Penyaluran KUR Capai Rp14,54 Triliun hingga April 2026

Bank Mandiri Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Penyaluran KUR Capai Rp14,54 Triliun hingga April 2026
Bank Mandiri memperkuat komitmennya dalam mendukung ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga April 2026, perseroan telah menyalurkan KUR sebesar Rp14,54 triliun kepada lebih dari 113 ribu pelaku UMKM di seluruh Indonesia, dengan dominasi pembiayaan pada sektor produksi dan pertanian. (Foto: Dok MI/Bank Mandiri)

Jakarta, MI – Bank Mandiri terus mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Program pembiayaan tersebut menjadi salah satu instrumen utama perseroan dalam memperluas akses modal produktif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sekaligus mendorong terciptanya lapangan kerja dan pertumbuhan usaha di berbagai daerah.

Hingga April 2026, Bank Mandiri telah merealisasikan penyaluran KUR sebesar Rp14,54 triliun kepada 113.223 pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Capaian tersebut mencerminkan komitmen perseroan dalam mendukung agenda pemerintah memperkuat sektor produktif sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi nasional.

SVP Micro Development & Agent Banking Bank Mandiri, Bayu Trisno Arief Setiawan, mengatakan kualitas penyaluran KUR tetap terjaga dengan baik. Hal itu tercermin dari rasio kredit bermasalah (NPL) yang berada di level sekitar 1 persen.

“Penyaluran KUR kami hadirkan sebagai instrumen nilai tumbuh yang nyata bagi masyarakat. Melalui dukungan modal kerja yang tepat sasaran serta kemudahan layanan Bank Mandiri, kami ingin membantu UMKM meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, hingga menciptakan lapangan kerja baru di berbagai sektor produktif,” ujar Bayu dalam keterangan resminya, Selasa (19/5/2026).

Realisasi tersebut setara 35,45 persen dari target penyaluran KUR Bank Mandiri sepanjang 2026 yang dipatok sebesar Rp41 triliun. Perseroan menilai pencapaian ini menjadi bukti kuat sinergi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem ekonomi rakyat yang lebih tangguh dan kompetitif.

Penyaluran KUR Bank Mandiri hingga April 2026 masih didominasi sektor produksi dengan porsi mencapai 63,07 persen atau sekitar Rp9,16 triliun. Sektor pertanian menjadi kontributor terbesar dengan nilai penyaluran mencapai Rp4,69 triliun sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.

Selain itu, sektor jasa produksi tercatat memperoleh pembiayaan sebesar Rp3,16 triliun, sedangkan sektor industri pengolahan mencapai Rp1,1 triliun.

Secara kumulatif, sejak program KUR diluncurkan pemerintah pada 2008 hingga April 2026, Bank Mandiri telah menyalurkan pembiayaan KUR senilai Rp317,78 triliun kepada lebih dari 3,7 juta debitur di seluruh Indonesia. Pembiayaan berbunga rendah tersebut dinilai telah membantu jutaan pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnis, memperluas pasar, serta memperkuat daya tahan usaha di tengah dinamika ekonomi.

Untuk mempercepat sekaligus menjaga kualitas penyaluran KUR, emiten berkode saham BMRI itu terus memperkuat strategi pembiayaan berbasis ekosistem melalui pendekatan closed-loop yang terhubung dengan nasabah wholesale dan sektor unggulan daerah.

Strategi tersebut memungkinkan terciptanya sinergi layanan yang lebih efisien antara pelaku UMKM, distributor, mitra usaha, hingga off-taker dalam satu rantai nilai bisnis yang saling terintegrasi.

Tak hanya memperluas akses pembiayaan, Bank Mandiri juga memperkuat layanan transaksi dan pembayaran angsuran melalui Mandiri Agen yang tersebar di berbagai wilayah dan sentra ekonomi masyarakat. Perseroan turut mendorong inklusi keuangan melalui edukasi literasi keuangan dan digital agar pelaku UMKM semakin mandiri dan adaptif dalam mengelola usaha secara modern.

Ke depan, Bank Mandiri menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam mengakselerasi penyaluran KUR 2026 melalui penguatan ekosistem pembiayaan dan sinergi antar entitas Mandiri Group.

“Dengan dukungan jaringan layanan dan ekosistem digital yang semakin matang, kami optimistis penyaluran KUR dapat semakin tepat sasaran dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. UMKM yang tumbuh kuat akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan lapangan kerja, memperkuat ketahanan pangan, dan menjaga pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Bayu. (an)

Topik:

Adelio Pratama

Penulis

Video Terbaru

Penyaluran KUR Mandiri Capai Rp14,54 T hingga April 2026 | Monitor Indonesia